Sistem Pernapasan Pada Ikan Lele No ratings yet.

Kali ini kami ingin mebahas Sistem Pernapasan Pada Ikan Lele. Sistem pernapasan merupakan proses pengikatan oksigen (O2) dan pengeluaran karbon dioksida (CO2) oleh darah melalui permukaan alat pernapasan. Oksigen sebagai bahan pernapasan dibutuhkan oleh sel untuk berbagai respon metabolisme. Oleh karena itu, kelangsungan hidup ikan betul-betul dipengaruhi oleh kesanggupannya mendapatkan oksigen yang cukup dari lingkungannya.
Ikan lele memiliki alat pernapasan berupa insang serta labirin sebagai alat pernapasan tambahannya. Sistem Pernapasan Pada Ikan Lele terletak di kepala bagian belakang. Insang pada ikan merupakan bagian penting dalam pertukaran gas. Insang terbentuk dari lengkungan tulang rawan yang mengeras dengan sebagian filamen insang di dalamnya. Tiap-tiap filamen insang terdiri atas banyak lamela yang merupakan tempat pertukaran gas. Bentuk alat pernafasan tambahan (labirin) ikan lele seperti rimbunan dedaunan. Labirin berwarna kemerahan yang berlokasi di bagian atas lengkung insang kedua dan keempat. Fungsi labirin ini mengambil oksigen dari atas permukaan air sehingga bisa mengambil oksigen secara langsung dari udara. Dengan alat pernapasan tambahan ini, ikan lele mampu bertahan hidup dalam keadaan oksigen (O2) yang minim.


Sistem Pernapasan Pada Ikan Lele

Sistem Reproduksi Lele
Untuk melestarikan jenis atau kelompoknya, ikan lele berkembang biak supaya mampu menghasilkan keturunan. Adapun ciri-ciri spesifik alat reproduksi lele jantan, yaitu alat kelamin lele jantan yang berbentuk runcing dan memanjang. Kantong spermanya (testis) berjumlah 2 buah yang berbentuk pipih memanjang serta berwarna putih. Sementara itu, ciri spesifik alat reporduksi induk lele betina, yaitu alat kelaminnya berbentuk bulat (oval) dan mempunyai kantong telor (ovarium) sebanyak 2 buah.

Lele berkembang biak secara ovipar (eksternal), yaitu pembuahan terjadi di luar tubuh. Artinya, spermatozoa membuahi telor di luar tubuh ikan. Untuk membuahi telor, spermatozoa wajib bergerak. Spermatozoa pada induk jantan tersebut bersifat immotile dalam cairan plasmanya dan akan bergerak jika bercampur dengan air. Pertemuan gamet jantan dan betina ini akan menyusun zigot sebagai cikal bakal menjadi generasi baru. Perkembangan gamet jantan (sperma) ataupun betina (ovum) dipegang oleh hormon sejenis gonadotropin.

Sistem Pencernaan Lele
Pakan yang dimakan ikan lele akan melalui suatu sistem pencernaan. Pakan tersebut disederhanakan dengan mekanisme jasmani dan kimiawi menjadi bahan yang mudah diserap, kemudian diedarkan ke seluruh tubuh melalui sistem sirkulasi darah. Pakan lele akan dicerna dalam saluran pencernaan. Saluran pencernaanya terdiri dari mulut, rongga mulut, esofagus, lambung, usus, dan dubur. Usus yang dimiliki ikan lele lebih pendek dari panjang badannya. Sementara itu, lambungnya relatif besar dan panjang.

Pencernaan bahan makanan secara jasmani atau mekanik dimulai dari komponen rongga mulut yakni dengan berperannya gigi dalam proses pemotongan dan penggerusan makanan. Setelah itu, bahan makanan dicerna di lambung dan usus dengan adanya gerakan atau kontraksi otot. Pencernaan secara jasmani atau mekanik pada bagian ini terjadi secara tepat sasaran karena adanya aktifitas cairan digestif. Pencernaan makanan dipercepat oleh sekresi kelenjar pencernaan. Adapun kelenjar pencernaan ikan lele terdiri dari hati dan kantong empedu. Lambung dan usus juga dapat berfungsi sebagai kelenjar pencernaan. Kelenjar pencernaan ini menghasilkan enzim pencernaan yang berfungsi untuk membantu proses penghancuran makanan. Kelenjar pencernaan pada ikan karnivora (ikan lele) menghasilkan enzim-enzim pemecah protein.

Sekian artikel mengenai Sistem Pernapasan Pada Ikan Lele

Smoga bermanfaat 🙂

Facebook Comments
BANNER FREE MEMBER

Nilai Kualitas Konten

CEK JUGA ARTIKEL INI :

teknik nano bubble dalam budidaya ikan

Teknik Nano Bubble Dalam Budidaya Ikan

Teknik nano bubble dalam budidaya ikan diklaim mampu meningkatkan pertumbuhan ikan hingga 40 persen dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!