Pertanyaan Tentang Budidaya Lele Bagi Pemula

Halo sahabat sangkuti, kali ini kita akan merangkum terkait hal-hal yang sering menjadi pertanyaan tentang budidaya lele. Tulisan ini dapat dijadikan panduan awal bagi masyarakat yang tertarik dan berencana melakukan kegiatan budidaya ikan lele yang baik dan benar. Pertanyaan umum yang sering beredar seputar ikan lele akan dirangkum dan dibahas dengan singkat pada artikel ini.

  1. Apa sih sebenernya ikan lele itu?

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang termasuk ke dalam ordo Siluriformes dan digolongkan ke dalam ikan bertulang sejati. Nama ilmiah ikan lele adalah Clarias sp. yang berasal dari bahasa Yunani “chlaros“, berarti “kuat dan lincah”. Nama umum ikan lele dalam bahasa Inggris ada beberapa nama, seperti catfish, mudfish, dan walking catfish. Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang saat ini sudah dibudidayakan secara komersial di seluruh Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Permintaaan pasar yang tinggi menyebabkan kegiatan budidaya ikan ini menjadi berkembang secara pesat.

pertanyaan tentang budidaya lele
  • Bagaimana ciri-ciri yang dimiliki ikan lele?

Secara umum ikan lele memiliki ciri-ciri berupa tubuh yang licin, tidak memiliki sisik, berlendir, serta terdapat sungut atau kumis. Kepala yang panjang pada ikan lele berbentuk pipih dan tertutup oleh tulang pelat. Ikan ini juga memiliki dua sirip yang berpasangan, yaitu sirip dada dan sirip perut.

  • Hal apa yang menjadi keunggulan bagi ikan lele?

Keunggulan yang dimiliki oleh ikan ini dalam kegiatan akuakultur yaitu teknik dan metode budidaya yang relatif mudah di pahami oleh masyarakat. Selain itu usaha ini juga membutuhkan modal usaha yang relatif rendah dengan permintaan pasar yang tinggi dan luas. Kondisi ini menyebabkan, budidaya ikan lele menjadi suatu usaha yang menjanjikan untuk digeluti saat ini. Tingginya kebutuhan terhadap ikan lele di pasaran menjadikan pasar ikan lele lebih stabil sehingga kegiatan budidaya ikan ini diminati. Faktor pendukung kemajuan budidaya ikan lele yaitu karena ikan ini memiliki tingkat ketahanan terhadap perubahan cuaca sehingga mendukung berkembang lebih cepat dan menjadikan budidaya ikan lele pilihan yang tepat bagi pembudidaya.

  • Bagaimana dengan data produksi ikan lele di Indonesia?

Menurut Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, produksi ikan lele selalu meningkat sejak 2019 hingga 2021 berturut-turut yaitu 1.012.189, 1.017.313, dan 1.253.114 ton. Provinsi Jawa Barat merupakan produsen ikan lele terbesar di Indonesia dengan produksi pada 2019 sebesar 268.656,21 ton dan mengalami peningkatan pada 2020 menjadi 247.199,73 ton.

  • Dimana biasanya habitat dari ikan lele ini?

Ikan lele umumnya memiliki habitat seperti di sungai dengan arus air yang perlahan, rawa, telaga, waduk, hingga sawah yang tergenang air.

  • Bagaimana kebiasaan hidup dari ikan lele?

Ciri khas dari kebiasaan ikan lele yaitu bersifat nokturnal. Nokturnal adalah kebiasaan dari makhluk hidup yang aktif bergerak mencari makanan pada malam hari, sedangkan pada siang hari, hanya berdiam diri dan berlindung di tempat-tempat gelap.

  • Kualitas air seperti yang apa yang ideal bagi kehidupan ikan lele?

Parameter kualitas air seperti DO, suhu pH yang ideal bagi ikan lele adalah air yang memiliki konsentrasi oksigen terlarut (DO) yang optimal untuk ikan lele yaitu diatas 3 mg/L. Suhu yang optimal berada pada kisaran 26°C – 30°C, serta pH yang berada di kisaran 6–9. Kualitas perairan yang tidak berada pada kisaran optimal dapat menyebabkan menurunnya laju pertumbuhan pada ikan lele bahkan dapat mengakibatkan kematian.

  • Penyakit apa yang sering menyerang ikan lele?

Pertanyaan ini merupakan pertanyaan tentang budidaya ikan lele yang paling sering ditanyakan oleh pemula yang tertarik untuk melakukan kegiatan budidaya ikan lele. Hal ini karena informasi ini dibutuhkan sebagai bentuk antisipasi ketika ikan jatuh sakit dalam kegiatan pemeliharaan.

  • Penyakit Edwardseillosis/ Emphisemathous Putrevactive Disease of Catfish (EPDC) yang disebabkan oleh serangan bakteri Edwardseilla tarda, ditandai dengan gejala luka pada bagian tubuh maupung organ yang terinfeksi.
  • Penyakit Motile Aeromonas Hydrophila (MAS) yang disebabkan oleh serangan bakteri Aeromonas hydrophila, dicirikan dengan nafsu makan yang menurun, ikan berenang pasif, cenderung berenang ke tepi, dan ada bercak kemerahan pada tubuh ikan.
  • Penyakit yang disebabkan oleh serangan Plesiomonas shigelloides yang merupakan bakteri kelompok non-spora membentuk bacillus dan banyak ditemukan di perairan air tawar.
  • Penyakit yang disebabkan oleh serangan Pseudomonas anguilliseptica yang ditandai dengan gejala seperti luka kemerahan, perut ikan menjadi kembung, pendarahan, mata menonjol, dan produksi lendir berlebih.
  • Jenis ikan lele apa saja yang umum dibudidayakan di Indonesia?
  • Lele dumbo diperkenalkan di Indonesia dari Taiwan pada tahun 1985. Pertumbuhan ikan lele ini lebih cepat daripada ikan lele lokal dan efisiensi untuk pakan juga lebih tinggi serta dapat dipijah sepanjang tahun. Cita rasa dari daging lele dumbo teksturnya lembek dianggap masih kalah dengan lele lokal
  • Lele Sangkuriang yang merupakan hasil perbaikan genetik lele dumbo yang dilakukan oleh Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT). Kelebihan dari lele sangkuriang adalah jumlah telur yang lebih banyak.
  • Lele Phyton yang memiliki kepala mirip kepala phyton, sungut dan ukuran tubuh lebih panjang, dan ekornya lebih bulat. Kelebihan dari ikan lele ini adalah tahan cuaca dingin, sehingga survival rate mencapai 90%.
  • Lele mutiara yang memiliki pertumbuhan lebih tinggi 10-40% dari benih lele lain dan toleransi lingkungan tinggi (suhu 15-35°C, pH 5-10) Benih ikan lele mutiara mencapai ukuran 6 – 10 ekor/kg dan dapat dipanen dalam jangka waktu 2 – 3 bulan.

Nah kurang lebih seperti itu sobat sangkuti. Kumpulan pertanyaan di atas merupakan pertanyaan tentang budidaya ikan lele yang paling sering ditanyakan oleh pemula yang tertarik untuk melakukan kegiatan budidaya ikan lele. Semoga informasi ini dapat membantu para sobat sangkuti dalam mengetahui hal dasar terkait ikan lele.

Baca Juga: Lele Biar Cepat Besar Dalam 30 Hari

Nilai Kualitas Konten

About raniaudona

CEK JUGA ARTIKEL INI :

Budidaya Ikan Nila Modern Dengan Sistem RAS

Sistem RAS atau Recirulating Aquaculture System merupakan salah satu jenis teknologi yang mampu diaplikasikan pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!
Chat Kami
1
Terima kasih 😀🙏🏻

Silahkan diskusikan kepada kami tentang budidaya ikan, kolam terpal dan perlengkapan perikanan budidaya lainnya. Kami siap membantu anda 😊😊

Oh iya, Kami hari ini sedang ada promo pelatihan budidaya online hanya 100ribuan berisi 60 video tutorial. 👍