Pemijahan Lele in Vitro No ratings yet.

Pemijahan lele in vitro ialah proses pemijahan dimana pembuahan dijalankan oleh manusia dalam sebuah tabung atau wadah. Teknik ini menuntut tingkat keterampilan dan ketelitian yang tinggi. Berbeda dengan teknik pemijahan lain, dalam pemijahan ikan lele secara in vitro induk ikan jantan dibunuh dan diambil spermanya. Sementara induk ikan betina disuntik terlebih dahulu, kemudian diurut bagian perutnya agar sel telurnya keluar. Penyuntikan bisa dengan memakai kelenjar hipofisa ataupun hormon perangsang. Untuk mempercepat pematangan gonad, bisa dengan menyuntikkan hormon perangsang pada ikan, salah satunya dengan menggunakan Ovaspec yang merupakan hormon perangsang untuk ikan yang memiliki manfaat antara lain membantu proses pengeluaran telur pada ikan betina, serta membuat ikan jantan memproduksi lebih banyak sperma. Alat dan bahan yang diperlukan untuk proses pemijahan ikan lele secara in vitro antara lain wadah plastik atau kaca, bulu ayam, kertas tisu, pisau, gunting, pinset, suntikan, dan sodium klorida 0,9% (cairan infus). Wadah penetasan telur bisa menggunakan akuarium, bak fiber, atau bak terpal plastik. Kondisi dan mutu air sama dengan teknik pemijahan pada umumnya. Seluruh perlengkapan harus dalam keadaan bersih dan steril.


pemijahan lele in vitro

Beberapa langkah dalam teknik pemijahan in vitro antara lain:

Siapkan sperma ikan lele jantan dengan cara membedah perut secara membujur. Kantong sperma berbentuk pipih memanjang berwarna putih.

Angkat kantong sperma tersebut, keluarkan cairan sperma dengan cara memotong kantong dengan gunting, tampung dalam wadah.

Siapkan induk betina yang sudah disuntik 8-10 jam sebelumnya. Keluarkan sel telur dengan cara mengurut perut induk lele ke arah kelaminnya. Sel telur akan keluar melalui lubang kelamin, lalu tampung dengan wadah.

Campurkan sel telur dengan air mani dalam wadah sedikit demi sedikit. Aduk pelan dengan menggunakan bulu ayam. Encerkan campuran dengan air bersih lalu aduk perlahan hingga merata.

Masukan campuran sel telur dan sperma ke dalam kolam penetasan menggunakan bulu ayam. Lakukan pengayaan oksigen pada kolam penetasan dengan aerator. Aerator jangan terlalu kencang karena dapat mengguncang telur, namun juga jangan terlalu pelan. Selanjutnya jaga keadaan kolam penetasan hingga telur menetas.

pemijahan lele in vitro

Demikian ulasan singkat mengenai pemijahan lele in vitro, semoga bermanfaat.

Bagi anda yang ingin belajar budidaya lele secara cepat dan baik, segera kunjungi pelatihan budidaya lele Abah Nasrudin.

Facebook Comments
BANNER FREE MEMBER

Nilai Kualitas Konten

CEK JUGA ARTIKEL INI :

Penyakit Virus Pada Ikan Lele

Penyakit Virus Pada Ikan Lele

Channel Catfish Virus Disease (CCVD) merupakan penyakit ikan lele yang disebabkan oleh virus herpes. Penyakit …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!