Parasit Yang Menyerang Ikan Lele

Dalam artikel kali ini kami ingin membahas Parasit Yang Menyerang Ikan Lele.

 

Parasit Yang Menyerang Ikan Lele

Parasit Myxobolus sp., tergolong jenis parasit sporozoa. Parasit dari kategori ini fase infektifnya berupa spora dan berada dalam tubuh ikan dengan menyusun kista (cyste) yang biasanya dilapisi dengan jaringan pengikat. Myxobolus sp. dapat menyebabkan terjadinya penyakit Myxosporeasis pada ikan. Dampak dari infeksi Myxobolus sp., tergantung pada tingkat infeksi dan lokasi dari kista. Parasit ini akan benar-benar berbahaya seandainya telah menyerang insang dan organ dalam tubuh ikan lainnya. Myxobolus sp., yang terdapat pada lendir menggambarkan tingkat infeksi yang masih rendah, sebab belum terjadi infeksi pada organ dalam yang merupakan spesialisasi infeksi oleh parasit ini. Myxobolus sp., yang menginfeksi bagian luar tubuh ikan akan menunjukkan gejala yang sama dengan Trichodina sp., infeksi besar yang terjadi pada insang menyebabkan penyumbatan pada sirkulasi branchia, kematian jaringan (necrosis) dan tak berfungsinya organ pernapasan. Infeksi yang terjadi pada usus, akan menyebabkan myolitic pada dinding usus. Secara umum, infeksi berat pada sub-cutaneous dan insang menyebabkan penurunan berat badan, terutamanya pada benih ikan, melemah, berenang di dekat pematang, warna kulit mulai pucat, dan terganggu sistem syarafnya. Seandainya infeksi terjadi pada organ dalam, seperti hati, ginjal, dan selaput usus maka akan cenderung lebih fatal.

Centrocestus sp

 

Centrocestus sp., merupakan metacercaria pada kelompok trematoda digenetik. Parasit ini ditemukan pada sirip ekor ikan lele, akan tapi parasit ini sesungguhnya memiliki spesialisasi menyerang pada filamen insang yang dikelilingi oleh sel inang tetap (definitif). Metacercaria ini berbentuk oval serta memanjang dan bila diamati di mikroskop, parasit ini bergerak secara berputar. Akibat dari ikan yang terinfeksi Centrocestus sp. pada sirip yaitu pergerakan yang lambat dan malas bergerak, serta sering kali terlihat menggantung dengan posisi kepala di atas permukaan air. Akibat yang membahayakan dari parasit ini bila berada pada insang sehingga dapat menyebabkan terjadinya fungsi tidak normal insang yang membahayakan bagi sebagian besar jenis ikan air tawar, terutama pada perkembangbiakan tulang rawan di sekitar jaringan pernapasan ikan.

Glochidium (Margaritifera sp.)

Parasit Yang Menyerang Ikan Lele ini mempunyai sebagian gejala klinis antara lain ikan terlihat lemah, tidak napsu makan, pertumbuhan lambat, tingkah laku dan berenang tak normal disertai produksi lendir yang berlebihan. Ikan kerap kali terlihat mengumpul di sekitar air masuk, karena pada tempat ini mutu air khususnya kadar oksigen lebih tinggi. Sering mengapung di permukaan air. Insang terlihat pucat dan membengkak, sehingga operculum terbuka. Kerusakan pada insang menyebabkan sulit bernapas, sehingga ikan terlihat megap-megap seperti gejala kekurangan oksigen. Insang ikan rusak, luka dan muncul perdarahan serta mengeluarkan lendir berlebihan (fase awal). Dalam keadaan serius filamen insang akan rusak dan operculum ikan tak tertutup dengan sempurna sehingga mengakibatkan sulit bernapas. Ikan yang terinfeksi parasit ini akan mengalami pendarahan dan kerapuhan pada kulit dan insang sehingga ikan sulit bergerak dan bernapas serta rentan terhadap infeksi patogen sekunder. Namun parasit ini tidak terlalu berbahaya bagi ikan bila dibandingkan dengan jenis parasit lainnya.

Sekian artikel mengenai Parasit Yang Menyerang Ikan Lele

Smoga bermanfaat 🙂

Facebook Comments
BANNER FREE MEMBER

CEK JUGA ARTIKEL INI :

Cara Fermentasi Dedak Untuk Lele

Dalam artikel ini kami ingin membahas Cara Fermentasi Dedak Untuk Lele. Dedak ialah limbah yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!