Moina sp dan Susu Bubuk

Halo sahabat sangkuti mimin mau tanya nih apakah sahabat sangkuti sudah mengenal hubungan antara Moina sp dan susu bubuk? yuk sekarang kita bahas bersama sama sahabat sangkuti. Terdapat berbagai jenis kutu air yang banyak dikembangkan dalam dunia budidaya seperti kutu air moina, daphnia, artemia, maupun infusoria. Kutu air moina atau Moina sp. adalah jasad renik udang yang masuk ke dalam bagian dari filum Crustacea serta subordo Cladocera. Moina sp. sangat cocok dijadikan sebagai pakan alami larva ikan karena ukurannya sesuai dengan bukaan mulut larva ikan yaitu sekitar 500-1.000 µm. Selain digunakan pada stadia larva ikan, Moina sp. juga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pakan utama dalam pemeliharaan ikan hias seperti ikan cupang (Betta sp.) selain cacing darah dan pellet. Moina sendiri menjadi alternative utama yang digunakan sebagai pakan alami karena ketersediaan kista artemia yang makin hari semakin berkurang serta harganya yang kian melonjak. Moina bersifat fototaksis positif atau peka terhadap rangsangan cahaya. Moina sp. termasuk kedalam filter feeder atau memperoleh makanan dengan cara menyaring zat terlarut yang ada di dalam perairan.

moina sp dan susu bubuk

Bentuk tubuh kutu air moina cenderung pipih ke samping dan tembus pandang sehingga bagian tubuhnya dapat terlihat secara langsung, termasuk sistem yang terjadi didalam tubuhnya seperti sistem pencernaan, dinding tubuh bagian punggung membentuk suatu lipatan yang dapat menutupi bagian tubuh berserta anggota-anggota tubuh pada kedua sisinya. Bentuk tubuh tampak seperti cangkang kekerangan. Cangkang di bagian belakang moina membentuk sebuah kantong yang berguna sebagai tempat penampungan dan perkembangan telur, bentuk tubuh moina membulat dengan garis tengah 0.9 -1.8 mm dan berwarna kemerah-merahan, sedangkan bagian perut terdapat 10 silia, pada bagian punggung dari moina ditumbuhi rambut-rambut kasar. Moina sp. merupakan organisme yang bersifat planktonik dan bergerakaktif dengan alat geraknya yaitu kaki renang. Kutu air jenis moina memiliki bentuk ekor yang lebih panjang. Moina sp dapat ditemukan pada habitat air tawar dan dapat hidup di sungai, parit, rawa-rawa, dan air tergenang. Moina sp mampu bertahan hidup meskipun berada pada kondisi perairan yang sangat buruk, bahkan perairan dengan jumlah air sedikit. Namun pada kondisi lingkunga yang tidak menguntungkan atau kekurang nutrient dan oksigen moina tidak akan berkembang biak. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya kegagalan dalam proses reproduksi. Moina akan mengeluarkan telur-telurnya apabila kondisi perairan telah memenuhi persyaratan untuk kehidupannya, telur-telur tersebut akan menetas dan tumbuh menjadi moina yang baru. Kualitas lingkungan perairan yang mendukung pertumbuhan Moina sp yaitu berada pada kisaran suhu 22- 31o C dan pH antara 6,6 –  7,4.

Pada habitat alaminya, sumber asupan bagi Moina memegang peranan yang sangat penting dalam siklus produksi Moina. Komponen biotik dan abiotic seperti kualitas dan kuantitas air, tingkat kualitas pakan serta kepadatan populasi menjadi faktor yang paling penting yang berhubungan langsung dengan pertumbuhan populasi dari Moina. Di antara faktor tersebut, yang paling mendominasi adalah kepadatan populasi serta ketersediaan pakan bagi Moina. Sumber asupan konvensional tidak dijadikan prioritas alternative karena harganya yang cukup tinggi serta kandungan nutrisinya rendah. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan limbah makanan seperti kulit buah dan sayuran dapat dijadikan sumber makanan bagi Moina. Oleh karena itu, Moina dapat terus diproduksi dalam jumlah besar dan dengan menggunakan bahan yang cenderung murah dari limbah yang dapat dimanfaatkan kembali. Budidaya kutu air jenis moina menggunakan susu bubuk sebagai pakan alternatifnya menjadi salah satu terobosan terbaru bagi budidaya moina skla laboratorium atau rumahan. Pemberian susu bubuk dapat melengkapi kebutuhan nutrisi untuk Moina sp. sehingga pertumbuhannya meningkat karena susu umumnya mengandung zat essensial seperti protein, fosfor, kalsium, vitamin A dan B1. Permasalahan dalam kultur Moina sp. yang kerap kali terjadi yaitu degradasi nutrient yang berlangsung cepat apabila ketersediaan nutrisi dalam wadah pemeliharaan tidak mencukupi sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut haruslah tersedia nutrisi yang cukup untuk Moina sp. salah satunya dengan menggunakan air budidaya ikan nila yang sudah terdapat mikroalga didalamnya. Kelimpahan Moina sp. yang diberikan pakan susu bubuk menghasilkan kelimpahan yang cukup banyak setelah lima hari dengan penngkatan kelimpahan yang terus terjadi setiap harinya. Pertumbuhan yang signifikan dapat terjadi karena nutrisi yang dibutuhkan oleh Moina sp tercukupi dan termanfaatkan dengan baik didukung dengan kualitas air yang baik pula.

Alat dan bahan yang dibutuhkan dalam proses budidaya :

Melakukan budidaya atau kultur Moina sp. memerlukan beberapa alat dan bahan. Adapun alat yang digunakan yaitu wadah (wadah yang baik untuk budidaya Moina sp dapat berupa wadah berupa tanah, plastik, kaca, fiber glass, dan kombinasi bahan tersebut. Sedangkan penggunaan bahan-bahan logam seperti seng dan alumunium kurang disarankan. Hal ini disebabkan karena akan mencemari air sebagai media hidupnya), gelas sedang untuk melarutkan susu bubuk, sendok untuk mengaduk dan memberikan pakan kepada Moina sp. dan pipet tetes untuk sampling kepadatan, saringan untuk mengambil Moina sp. Bahan yang digunakan yaitu Moina sp., air dan air untuk melarutkan susu bubuk.

Langkah – langkah budidaya

Pertama siapkan wadah, cuci wadah budidaya lalu keringkan. Siapkan air kolam budidaya. Kemudian masukkan Moina sp. sesuai dengan kapasitas wadah budiaya yang digunakan, hindari padat tebar yang terlalu tinggi untuk menghindari minimnya pasokan oksigen yang dapat menyebabkan kematian massal. Perhitungan kelimpahan Moina sp. dilakukan setiap hari dengan mengambil sampel dari kultur menggunakan pipit tetes. Pakan diberikan melihat kondisi air budidaya sudah terlihat bening. Pemberian pakan susu bubuk mula-mula susu bubuk dilarutkan kedalam air sebanyak 0,1 gram yang diencerkan dengan air sebanyak 0,2 liter. Lalu pakan diberikan ½ sendok makan paka Moina sp. Kultur dilakukan di tempat yang terkena sinar matahari.

Baca Juga: Mengenal Strain Nila Gift

Nilai Kualitas Konten

About raniaudona

CEK JUGA ARTIKEL INI :

Fitoplankton Makanan Kutu Air

Halo sahabat sangkuti mimin disini mau berbagi pengetahuan baru ternyata fitoplankton makanan kutu air yuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!
Chat Kami
1
Terima kasih 😀🙏🏻

Silahkan diskusikan kepada kami tentang budidaya ikan, kolam terpal dan perlengkapan perikanan budidaya lainnya. Kami siap membantu anda 😊😊

Oh iya, Kami hari ini sedang ada promo pelatihan budidaya online hanya 100ribuan berisi 60 video tutorial. 👍