Mengenali Keramba Jaring Apung

Mengenali keramba jaring apung? Keramba Jaring Apung (KJA) merupakan salahsatu teknologi budidaya yang handal dalam rangka optimasi pemanfaatan perairan baik sungai, danau, waduk hingga laut. Permintaan ikan di pasar yang selalu meningkat menyebabkan para pembudidaya harus menambah jumlah produksinya. Produksi budidaya perikanan air tawar khususnya di dalam keramba sebesar 6.518,28 ton dengan nilai produksi mengalami peningkatan namun tingkat produksi ini dianggap masih rendah dibandingkan daerah lain di Indonesia, terutama di Kabupaten Melawi tingkat produksinya masih berada pada urutan ke 3 setelah Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Sintang yaitu 205,40 ton pada tahun 2012. Lokasi penempatan KJA harus pada kedalaman air minimal berkisar antara 2 – 3 m dan kedalaman optimal 5 – 7 m dengan kecerahan air 1 – 2 m. Kecerahan menunjukkan kemampuan penetrasi cahaya kedalam perairan. Tingkat penetrasi cahaya sangat dipengaruhi oleh partikel yang tersuspensi dan terlarut dalam air sehingga mengurangi laju fotosintesis. Arus sangat berperan dalam sirkulasi air, selain pembawa bahan terlarut dan tersuspensi, arus juga mempengaruhi jumlah kelarutan oksigen dalam air. Kekuatan arus dapat mengurangi organisme penempel (fouling) pada jaring sehingga desain dan konstruksi keramba harus disesuaikan dengan kecepatan arus serta kondisi dasar perairan (lumpur, pasir, karang).

mengenali keramba jaring apung

Aktivitas mengenali keramba jaring apung atau kegiatan budidaya perikanan di perairan memiliki potensi mengganggu  keberlangsungan ekosistem perairan yang disebabkan adanya limbah pakan ikan. Pakan ikan yang tidak habis dikonsumsi oleh ikan akan meninggalkan sisa bahan organik. Limbah bahan organik dari kegiatan budidaya keramba jaring apung yang tidak terkendali dengan baik akan menyebabkan terjadinya eutrofikasi atau pengkayaan perairan dari unsur nitrogen dan fosfat sehingga dapat mengganggu kegiatan keramba jaring apung itu sendiri. Oleh karena itu, dalam memanfaatkan dan mengelola sumber daya kelautan dan perikanan perlu diperhatikan daya dukung lingkungan perairan. Salah satu cara yang digunakan dalam pengembangan kegiatan keramba jaring apung yaitu dengan melihat dampak masukan bahan organik dari sisa pakan kegiatan keramba jaring apung serta kegiatan antropogenik di sekitarnya untuk pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan. Analisa kesesuaian wilayah ini diperlukan untuk mengetahui wilayah perairan yang potensian lagi kegiatan budidaya perikanan pada sistem KJA.

Perubahaan kualitas perairan dapat diketehui melalui indikator kimia, fisika, dan juga secara biologis. Indikator kimiawi dapat di ketahui melalui penilaian kualitas perairan yang meliputi pH, oksigen terlarut, dan karbondioksida. Indikator fisika dapat diketahui melalui parameter suhu, kecerahan dan arus air.  Secara umum pH normal untuk budidaya pada sistem KJA berkisar antara 6,6 – 6,7. pH yang terlalu masam menyebabkan kegiatan produksi atau budidaya di dalam KJA tidak berjalan dengan baik. Hal ini di sebabkan karena pertumbuhan ikan akan terhambat dan ikan akan rentan terkenan bakteri maupun parasit hingga menyebabkan kematian massal pada ikan. Suhu berperan penting bagi kehidupan dan perkembangan biota laut,peningkatan suhu dapat menurun kadar oksigen terlarut sehingga mempengaruhi metabolisme seperti laju pernafasan dan konsumsi oksigen serta meningkatnya konsentrasi karbon dioksida. Suhu optimum suatau KJA berkisar antara 24,53-26,93 °C. DO yang baik di dalam KJA yaitu berkisar antara 3,93-4,46 mg/L. Kandungan kerbondiksida yang baik untuk menunjang kehidupan ikan adalah kuang dari 5,0 mg/L dan ikan dapat mentolerir kandungan karbondiksida lebih dari 10 mg/L apabila kandungan oksigennya tinggi. Pemilihan ikan dalam keramba yang akan digunakan juga harus dilaksanakan dengan prinsip sustainability.

Setelah terjawab pertanyaan apa aitu keramba jaring apung?. Saatnya kita membahas terkait keramba jaring apung yang umum digunakan diperairan berdasarkan bahan penyusunnya:

  1. Keramba jaring apung bambu dan kayu

Keramba jaring apung yang dibuat dengan bahan bambu dan kayu banyak digunakan di perairan air tawar seperti danau dan sungai. Keunggulan dari bahan bambu dan kayu yaitu memiliki harga yang lebih ekonomis, serta mudah didapat. Kekurangan dari keramba jaring apung yang dibuat dengan bahan bambu dan kayu yaitu mudah lapuk.

  • Keramba jaring apung besi

Keramba jaring apung dengan bahan dasar besi, banyak digunakan di perairan tawar. Kelebihan dari keramba jaring apung dengan bahan besi yaitu mudah didapat,lebih tahan lama, dan harga ekonomis. Kekurangan dari bahan besi yaitu mudah berkarat dan menyebabkan adanya cemaran logam yang dihasilkan dari besi yang berkarat.

  • Keramba jaring apung dengan bahan polietilen maupun HDPE (High Density Polyethylene)

Keramba jaring apung dengan bahan polietilen dapat digunakan baik pada perairan tawar maupun laut. Hal ini dikarenakan keunggulan dari bahan polietilen yaitu dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama, tidak mudah keropos dan berkarat. Kekurangan dari bahan polietilen yaitu sulit didapat dan harganya yang terbilang masih tinggi.

Jenis – jenis keramba jaring apung berdasarkan bentuknya :

1. Keramba Jaring Kotak (Persegi)

Keramba jaring apung berbentuk persegi banyak digunakan pada kegiatan buddiaya air tawar maupun air laut. Jenis ikan air tawar yang biasa dibudidayakan dengan keramba jaring apung jenis ini yaitu ikan nila, ikan mas, dan ikan mujair. Sedangkan pada komoditas air tawar, yaitu ikan kerapu.

2. Keramba Jaring Apung Bulat

Keramba jaring apung berbentuk bulat banyak digunakan untuk budidaya dilaut. Komoditas yang biasa dibudidayakan dalam keramba jaring apung berbentuk bulat yaitu jenis ikan perenang cepat seperti ikan kakap putih, bawal bintang, dan ikan cobia.

3. Keramba Jaring Apung Oktagonal

KJA Oktagonal menggunakan Knock Down System yang terbilang cukup lengkap, sehingga memiliki keunggulan dapat menahan gelombang tinggi

Demikian artikel mengenali Keramba Jaring Apung semoga bermanfaat bagi para sahabat sangkuti!

Baca Juga : Manfaat Budidaya Ikan Lele Apa Saja Ya?

Nilai Kualitas Konten

About raniaudona

CEK JUGA ARTIKEL INI :

Fitoplankton Makanan Kutu Air

Halo sahabat sangkuti mimin disini mau berbagi pengetahuan baru ternyata fitoplankton makanan kutu air yuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!
Chat Kami
1
Terima kasih 😀🙏🏻

Silahkan diskusikan kepada kami tentang budidaya ikan, kolam terpal dan perlengkapan perikanan budidaya lainnya. Kami siap membantu anda 😊😊

Oh iya, Kami hari ini sedang ada promo pelatihan budidaya online hanya 100ribuan berisi 60 video tutorial. 👍