Ikan Nila Gesit, Yuk Kenali

Haloo sahabat sangkuti tahu gak sih? Indonesia memilki berbagai komoditas perikanan salah satunya ikan nila (Oreochromis niloticus) yang saat ini telah berkembang menjadi berbagai strain seperti ikan nila gesit, ikan nila nirwana, ikan nila larasati, ikan nila gift, ikan nila local, ikan nila black prima, ikan nila red nifi, ikan nila kekar, dan masih banyak lagi perkembangan strain ikan nila di Indonesia. Ikan nila Oreochromis niloticus merupakan jenis ikan air tawar yang diintroduksi dari Afrika bagian timur. Ikan nila adalah komoditas unggulan budidaya air tawar di dunia, termasuk di Indonesia.

ikan nila gesit

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu ikan dari air tawar yang banyak digemari oleh masyarakat karena dagingnya yang gurih dan memiliki rasa yang sangat lezat, serta nilai ekonomis dari ikan nila terbilang cukup tinggi. Ikan nila menjadi ikan yang paling banyak dibudidayakan kedua setelah ikan mas dalam skala dunia, bahkan ikan nila menjadi ikon spesies ikan budidaya di dunia dengan skala air tawar. Banyak keunggulan yang dimiliki ikan nila sehingga memiliki peluang besar untuk membuka usaha budidaya ikan nila yaitu mudah dalam perkembangbiakannya, Survival Rate yang tinggi, pertumbuhan cepat, resisten terhadap kualitas air dan penyakit serta memiliki toleransi luas terhadap kualitas lingkungan.

Pasar domestik/lokal terus menjadi penting karena adanya produk kelautan dan perikanan termasuk produk ikan nila. Sebagian besar permintaan pasar domestik terhadap ikan nila yaitu dalam kondisi utuh atau ikan masih hidup. Usaha budidaya ikan nila yang menjanjikan ini akan menghasilkan keuntungan yang berlipat ditambah lagi permintaan pasar yang tinggi di pasar domestik maupun pasar global. KKP menyatakan tentang produksi ikan nila di Indonesia yang setiap tahunnya mengalami kenaikan maupun penurunan mulai dari tahun 2015-2019. Tahun 2015, produksi ikan nila mencapai angka 1.084.281 ton dan mengalami kenaikan pada tahun 2016 yang mencapai 1.114.156 ton. Dari tahun 2016 menuju 2017 produksi ikan nila juga mengalami kenaikan yang lumayan cukup tinggi hingga mencapai angka 1.288.733 ton, namun di tahun 2018 sedikit mengalami penurunan produksi ikan nila menjadi 1.125.149 ton. Di tahun 2019, produksi ikan nila mengalami kenaikan kembali yang cukup drastis hingga mencapai angka 1.474.742 ton.

Karakteristik Ikan Nila

  1. Bersifat Omnivora

Ikan nila dapat memakan apapun yang ada di lingkungannya, kebanyakan ikan nila lebih sering memakan lumut atau gulma.

  • Berkembang Biak dengan Mudah

Ikan nila cenderung mudah untuk memijah dengan jumlah telur yang banyak bahkan bisa mencapai 1.500 butir telur ikan setiap kali bertelur.

  • Bentuk Tubuh yang Pipih

Ikan nila cenderung memiliki bentuk tubuh yang pipih dan memanjang ke arah samping.

  • Mata Menonjol

Mata yang menonjol dilengkapi adanya sebuah lingkaran putih pada tepi mata ikan nila.

  • Terdapat Gurat Sisi Ikan

Gurat sisi yang terdapat pada tubuh ikan nila memiliki fungsi untuk memberikan keseimbang pada tubuh ikan nila ketika berenang.

  • Merupakan Hewan Berdarah Dingin

Ikan nila merupakan salah satu dari golongan hewan berdarah dingin atau yang biasa disebut dengan poikiloterm, sehingga menyebabkan ikan nila dapat melakukan penyesuaian suhu tubuh saat dipindahkan lingkungannya.

Asal usul ikan nila gesit

Latar belakang hadirnya ikan nila strain gesit yaitu dikarenakan adanya keluhan dari pembudidaya di daerah Cianjur, Jawa Barat terkait kualitas induk dan benih ikan nila yang menurun, sehingga menyebabkan pertumbuhan yang rendah dan produktivitas budidaya juga ikut menurun. Karena hal tersebutlah dilakukan suatu riset yang cukup panjang mulai tahun 2001 antara Pusat Teknologi Produksi Pertanian BPPT yang bekerja sama dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Balai Besar Pengembangan Budi Daya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi di bawah Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) berhasil menghadirkan strain ikan nila baru yaitu strain ikan nila gesit pada Desember 2006.Gesit merupakan kepanjangan dari Genetically Supermale Indonesian Tilapia. Ikan nila gesit merupakan jenis ikan superjantan dengan kromosom YY. Disebut super jantan disebabkan 98 – 100 % telur yang dihasilkan dari induk yang dikawinkan dengan ikan nila strain gesit akan  berjenis kelamin jantan. Ikan nila jantan tersebut dinamai ikan nila GMT (Genetically Male Tilapia). Ikan nila GMT ini bisa tumbuh lebih cepat (150%) dibanding betinanya, lebih seragam dan aman dikonsumsi.

Keunggulan ikan nila gesit

Nila gesit memiliki pertumbuhan cenderung lebih cepat, yaitu dapat mencapai lima hingga enam bulan untuk untuk berat per individu hingga 600 gram. Hasil riset menunjukan bahwa ikan nila berkelamin jantan tumbuh lebih cepat dibanding betinanya. Dengan demikian, produksi ikan nila dapat diarahkan pada produksi ikan nila berkelamin jantan (monosex male) dapat tumbuh lebih cepat untuk meningkatkan efisiensi usaha guna memenuhi permintaan ekspormaupun pasar lokal.

Kendala Budidaya

Biaya pakan yang tinggi dan hampir 70% dari total biaya budidaya ikan yang dipelihara. Harga pakan yang semakin mahal, mengakibatkan besarnya biaya produksi yang terjadi. Selain pakan penyakit menjadi salah satu kendala budidaya ikan nila. Infeksi Motile Aeromonas Septicemia (MAS) merupakan salah satu jenis penyakit yang banyak ditemui. Aeromonas hydrophila merupakan bakteri yang paling umum menyebabkan terjadinya oenyakit MAS dan terdapat di habitat perairan tawar, Bakteri ini termasuk patogen oportunistik yang hampir selalu ada di air dan siap menimbulkan penyakit apabila ikan dalam kondisi kurang baik. Pada kondisi kualitas air buruk, Penyakit MAS biasanya timbul dengan adanya infeksi akut dan bengkak pada bagian tubuh yang dapat mengakibatkan kematian dalam waktu 24 sampai 48 jam. Tipe infeksi kronis ditandai dengan bercak merah pada bagian tubuh ikan dan kerusakan pada bagian sirip, lesi pada kulit, gerakan renang lemah, dan menyebabkan kematian 10% sampai 70% dari total populasi di kolam budidaya. Pada ikan yang terkena penyakit MAS, penyebaran penyakit yang terjadi akan sangat cepat serta dapat menimbulkan kematian yang sangat tinggi pada ikan-ikan yang diserangnya.

Baca Juga: Benih dan Pembenihan Gurame

Nilai Kualitas Konten

About raniaudona

CEK JUGA ARTIKEL INI :

Fitoplankton Makanan Kutu Air

Halo sahabat sangkuti mimin disini mau berbagi pengetahuan baru ternyata fitoplankton makanan kutu air yuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!
Chat Kami
1
Terima kasih 😀🙏🏻

Silahkan diskusikan kepada kami tentang budidaya ikan, kolam terpal dan perlengkapan perikanan budidaya lainnya. Kami siap membantu anda 😊😊

Oh iya, Kami hari ini sedang ada promo pelatihan budidaya online hanya 100ribuan berisi 60 video tutorial. 👍