Manfaat Budidaya Ikan Lele Apa Saja Ya?

Halo sahabat Sangkuti, kembali lagi pada artikel Sangkuti Farm yang penuh akan informasi mengenai budidaya ikan lele. Sebelumnya mau tanya dulu nih, bagaimana kabar budidaya lele akang? Semoga selalu dalam keadaan baik dan selalu terhindar dari serangan penyakit ya. Sangkuti Farm akan terus semangat menyampaikan informasi yang membangkitkan semangat sahabat sangkuti untuk terus berinovasi dan mengembangkan sektor akuakultur Indonesia salah satunya yaitu budidaya komoditas ikan lele. Topik pembahasan kali ini sesuai dengan tujuan Sangkuti Farm yaitu untuk membangun semangat sahabat dalam membudidayakan ikan lele dengan mengetahui manfaat budidaya ikan lele. Tanpa disadari, budidaya ikan lele memiliki banyak manfaat baik untuk dalam maupun luar industri budidaya. Beragam manfaat yang ditimbulkan oleh usaha akuakultur catfish ini, kami coba rangkum kedalam 5 manfaat utama membudidayakan ikan lele. 

Manfaat Budidaya Ikan Lele
Manfaat Budidaya Ikan Lele

  1. Memenuhi kebutuhan protein masyarakat

Hewan akuatik layak konsumsi seperti ikan lele merupakan salah satu sumber protein hewani yang dibutuhkan manusia untuk memenuhi kebutuhan protein hariannya. Ikan lele yang umum dibudidayakan dan dikonsumsi saat ini adalah ikan introduksi dari benua afrika dengan nama ilmiah Clarias gariepinus. Clarias sp. Memiliki kandungan protein mampu memenuhi kebutuhan protein harian manusia, protein sebanyak 15-18% terkandung dalam ikan lele. Hal tersebut bermaksud, dalam 100 g daging ikan lele terdapat protein sebanyak 15-18 g. Kuantitas tersebut kompetitif dengan sumber protein hewani lainnya seperti telur ayam yang mengandung 13 g protein dalam 100 g telur yang dimasak dengan cara direbus. Peningkatan produksi ikan lele berikut pengembangan produk olahannya harus diiringi dengan kampanye budaya mengonsumsi catfish ini. Pembentukan kebiasaan untuk mengonsumsi ikan lele dengan membangun citra yang baik dihadapan masyarakat, niscaya berimplikasi pada daya beli masyarakat terhadap sumber protein hewani yang berasal dari ikan lele akan meningkat. Ikan lele sabagai produk pangan tidak hanya sebagai sumber protein, akan tetapi ikan ini memiliki manfaat dalam segi kesehatan seperti menstabilkan kadar kolestrol dalam tubuh (omega 3), meningkatkan produksi sel darah merah, sumber zat besi dan kalsium, serta membantu proses pemulihan tubuh. 

  1. Sumber Pendapatan

Budidaya ikan lele merupakan usaha bisnis sektor akuakultur yang berorientasi terhadap profit. Orientasi terhadap tingkat profitabilitas atau keuntungan adalah tujuan utama bisnis akuakultur beroperasi. Usaha yang berujung pada kerugian berdampak pada usaha budidaya yang tidak berkelanjutan. Budidaya ikan lele adalah salah satu pilihan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan utama maupun sampingan. Bisnis budidaya ikan lele direkomendasikan sebagai pintu masuk pendapatan bukan tanpa alasan, komoditas air tawar ini memiliki pangsa pasar yang luas dengan permintaan yang relatif stabil. Penerapan segmentasi pada usaha budidaya ikan lele berimplikasi pada laju perputaran pendapatan antar pembudidaya yang cepat. Segmentasi pembenihan, pendederan, dan pembesaran pada akhirnya berdampak baik dan mensejahterakan pada pembudidaya. Bisnis ikan lele memiliki profitabilitas yang tinggi seiiring dengan besarnya skala budidaya yang diterapkan. Tidak hanya ikan lele yang dijadikan objek usaha pada budidaya ini, komponen budidaya serta jasa keahlian tertentu dapat dijadikan salah satu sumber pendapatan tambahan pada industri ikan lele.

Manfaat Budidaya Ikan Lele
Manfaat Budidaya Ikan Lele

  1. Meningkatkan produktivitas lahan

Ikan lele dikenal sebagai komoditas air tawar yang kuat terhadap fluktuasi lingkungan dan serangan penyakit mematikan. Dalam hal tersebut, pemilihan lahan untuk budidaya ikan lele tidak serumit pada budidaya komoditas lainnya. Budidaya ikan lele dapat memanfaatkan lahan yang sudah tidak produktif atau terbengkalai. Lahan sempit dan terbatas bukan menjadi batasan untuk mendirikan kawasan budidaya ikan lele, melalui penentuan sistem dan wadah budidaya yang tepat budidaya ikan lele bisa beroperasi. Dewasa ini, usaha akuakultur sudah merambah pada skala rumahan yaitu urban aquaculture yang dimana masyarakat di pemukiman padat penduduk dengan lahan sempit, tetap dapat memelihara ikan lele. Metode aquaponik atau budikdamber adalah trobosan yang baik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam produksi protein mandiri skala rumahan. Dengan begitu lahan yang terbatas, sempit, atau tidak termanfaatkan memiliki produktivitas tinggi. 

  1. Membuka lapangan pekerjaan

Industri budidaya ikan membutuhkan daya dukung manusia yang tidak sedikit, meskipun dewasa ini teknologi budidaya sudah terbarukan dan mengungguli kemampuan manusia. Begitu pula pada lingkungan usaha budidaya ikan lele, daya serap tenaga kerja pada usaha ini cukup memberikan manfaat bagi manusia didalamnya. Kegiatan budidaya ikan lele dengan skala yang besar membutuhkan manusia sebagai penggerak pada setiap bidangnya. Budidaya lele meliputi teknik dan manajemen. Teknik pemeliharaan harian dilakukan oleh teknisi yang kompeten dan berpengalaman dalam budidaya ikan lele. Berdasarkan segi manajerial, budidaya ikan lele dikelola oleh manajer umum, kepala teknisi, bahkan direktur perusahaan budidaya. Selain itu, usaha budidaya ikan lele membentuk suatu ekosistem perikanan yang saling terintegrasi dari hulu ke hilir. Mulai dari budidaya lele yang berkaitan dengan teknis dan manajerial, pengolahan, penyimpanan, sampai dengan pemasaran, hal tersebut membuka peluang lapangan pekerjaan yang luas. Perusahaan-perusahaan yang menyediakan komponen pendukung kegiatan budidaya pun terkena manfaat dari perkembangan usaha budidaya seperti perusahaan pakan buatan, bahan dasar pembuatan kolam, probiotik, teknologi automatic feeder, dan hal lainnya. Budidaya ikan lele pada akhirnya membuka peluang lapangan pekerjaan karena menjadi salah satu pemantik industri perikanan yang saling terintegrasi.

Manfaat Budidaya Ikan Lele
Manfaat Budidaya Ikan Lele

  1. Teknis budidaya relatif mudah

Berdasarkan teknisnya budidaya ikan lele relatif lebih mudah dibandingkan komoditas lainnya dalam akuakultur. Ikan ini terkenal kuat terhadap perubahan kondisi lingkungan dan tahan terhadap serangan penyakit mematikan. Secara fundamental teknis budidaya ikan lele tetap membutuhkan perawatan dan perlakuan khusus secara rutin. Karakteristik ikan yang tidak “manja” dengan pertumbuhan yang cepat membuat ikan lele banyak diminati pembudidaya untuk terus dikembangkan. Teknis budidaya mendasar seperti pemberian pakan harian, manajemen kualitas air melalui pergantian air, manajemen kesehatan ikan, sortir rutin, sampai dengan panen menjadi point-point utama teknis budidaya ikan lele.

Sekian artikel pada kesempatan kali ini, semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menginspirasi sahabat Sangkuti semuanya. Jangan lupa share dan like artikel ini artikel lainnya dari Sangkuti Farm. Sampai jumpa, terimakasih, happy farming, dan salam sukses akuakultur!

Baca juga : Proses Pembenihan Ikan Lele yang Benar

Nilai Kualitas Konten

About Aghis

CEK JUGA ARTIKEL INI :

Fitoplankton Makanan Kutu Air

Halo sahabat sangkuti mimin disini mau berbagi pengetahuan baru ternyata fitoplankton makanan kutu air yuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!
Chat Kami
1
Terima kasih 😀🙏🏻

Silahkan diskusikan kepada kami tentang budidaya ikan, kolam terpal dan perlengkapan perikanan budidaya lainnya. Kami siap membantu anda 😊😊

Oh iya, Kami hari ini sedang ada promo pelatihan budidaya online hanya 100ribuan berisi 60 video tutorial. 👍