Lele. Ikan berkumis nan menawan primadona Indonesia No ratings yet.

DI PERADABAN MANUSIA
Domestikasi lele baru berlangsung sekitar separuh abad. Budidaya lele di China, contohnya, baru berkembang sejak pertengahan 1950-an. Budidaya itu kemudian menyebar ke Thailand pada akhir 1950-an. Dikala itu, para peternak lebih banyak membudidaya lele macam C. batrachus karena yaitu salah satu spesies ikan ini orisinil Asia terutamanya Asia Tenggara. Pada masa itu ikan ini dibudidayakan di sawah-sawah dan kolam tanah. Di Indonesia, budidaya ikan ini lokal di Jawa dan baru berkembang sekitar tahun 1980.


lele ikan berkumis menawan

Di afrika , ikan ini tercatat sebagai ikan tangkapan alam sejak berabad silam. Namun, usaha domestikasi dan budidaya secara modern baru dimulai pada tahun 1950. Pada tahun 1970, clarias khas afrika itu menjadi salah satu macam ikan yang paling banyak diminati peternak untuk dibudidayakan. Kelak ikan ini afrika ini menjadi cikal bakal ikanlele dumbo yang didatangkan ke tanah air dari Taiwan. Sayang, ketika itu bibit clarias susah didapat secara alami.

Sebab peternak susah mengandalkan bibit dari pemijahan alami, pada tahun 1980 mulai dikembangkan teknik pemijahan buatan pada lele dengan rangsang hormon. Sejak itu, penelitian untuk perkembangan budidaya ikan berkumis ini marak dijalankan oleh berbagai negara, antara lain Afrika Tengah, Afrika Selatan, Pantai Gading, Nigeria hingga negara-negara di Eropa, seperti Belanda dan Belgia.

Selain dikembangkan sebagai ikan konsumsi, ikan ini diafrika juga dibudidayakan sebagai predator alami untuk memegang populasi ikan nila di kolam-kolam tanah. Di Uganda, perkembangan budidaya ikan ini juga tak lepas dari kegunaannya sebagai umpan unggulan untuk memancing ikan di Danau Victoria.

Pada tahun 1980 – 1982 atau jangka waktu awal ikan ini mulai didomestikasi di tanah air, peternak membudidayakan lele dalam kolam-kolam tanah. Teknik pemijahan malahan masih secara traditional. Para peternak memelihara induk lele jantan dan betina dalam 1 kolam. Biasanya, para peternak membikin kolam pemijahan di tepi sungai. Mereka juga menyediakan gentong-gentong di bagian tepi kolam sebagai daerah memijah. Anakan lele yang manggung dalam gentong itu kemudian dipelihara di kolam terpisah.

Pada jangka waktu 1982 – 1984, sistem pemijahan dengan memasangkan induk lele jantan dan betina mulai dikenal.Caranya :
peternak memilih pasangan -pasangan induk ikan berkumis ini
kemudidan tiap-tiap pasang indukan dipelihara di kolam ukuran 50cm x 150cm
setelah memijah, bibit ikan ini dipelihara di kolam semen atau tanah.

Sekian artikel kami.. smoga bermanfaat

cek artikel kami lainnya :

Facebook Comments
BANNER FREE MEMBER

Nilai Kualitas Konten

CEK JUGA ARTIKEL INI :

Penyakit Lele dan Cara Pengobatannya

Penyakit Lele dan Cara Pengobatannya Yang Ampuh

Penyakit Lele dan Cara Pengobatannya Halo sahabat sangkuti, kembali lagi di artikel kami tentang masalah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!