Kolam Bioflok

Kolam bioflok merupakan salah satu sistem teknologi yang dapat dijadikan solusi dalam mengurangi jumlah kebutuhan pakan pada ikan. Sistem bioflok sudah ada sejak tahun 1990-an. Melalui rekayasa lingkungan bioflok hadir untuk meningkatkan produktivitas budidaya. Bioflok merupakan suatu teknologi rekayasa lingkungan dengan memenfaatkan mikroorganisme. Berdasarkan hakekatnya bioflok berasal dari kata “BIOS”  yang berarti hidup atau kehidupan dan “FLOC” yang berarti gumpalan. Sistem bioflok sangat mengandalkan pasokan oksigen, sehingga dibutuhkan sistem pengaerasian yang memadai. Prinsip dasar sistem bioflok yaitu mengubah senyawa organik maupun anorganik yang berasal dari karbon, oksigen, nitrogen, maupun hidrogen menjadi massa sludge berbentuk gumpalan atau bioflok.

Jenis mikroorganisme yang dapat digunakan dalam pembuatan bioflok yaitu :

  • Bacillus Circularis
  • Bacillus coagulans
  • Bacillus licheniformis
kolam bioflok

Bioflok secara umum terdiri dari 5 atau lebih jenis mikroorganisme, paling sedikit satu atau lebih di antaranya merupakan bakteri pembentuk flok (menghasilkan polisakarida ekstraseluler), dan bakteri lain dapat berupa bakteri sirkulasi fungsional. Beberapa bakteri pembentuk flok yang telah diaplikasikan dilapangan ialah Achromobacter liquefaciens, Arthrobacter globiformis, Agrobacterium tumefaciens, Pseudomonas alcaligenes, Zooglea ramigera, Escherichia intermedia, Paracolobacterium aerogenoids, Bacillus subtilis, Bacillus cereus, Flavobacterium, Sphaerotillus natans, Tetrad dan Tricoda. Bakteri lain bisa ikut membentuk bioflok setelah exopolisakarida dibentuk yaitu oleh bakteri pembentuk flok sebagai inti flok-nya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi sistem bioflok adalah N/P rasio serta C/N rasio. Nilai N/P rasio dan C/N rasio harus di atas 20. Semakin besar N/P ratio dan C/N ratio semakin baik flok yang terbentuk. Nilai N/P rasio dapat diatur dengan memperbesar nilai N atau memperkecil nilai P. Nilai N dapat ditingkatkan dengan memasukan ammonia ke lingkungan perairan, dan nilai P dapat diturunkan dengan mengikan fosfat di dalam air. Nilai C/N rasio dapat diatur dengan cara memperbesar C dan memperkecil N. Langkah yang dapat dilakukan dalam memperbesar C adalah dengan menambah unsur karbon organic seperti molasses kedalam air budidaya.

Salah satu komoditas air tawar yang dapat diterapkan sistem bioflok dalam proses budidayanya yaitu ikan nila. Ikan nila merupakan jenis ikan yang relatif cepat tumbuh. Ikan nila mampu mencerna flok yang terdiri dari berbagai mikroorganisme termasuk bakteri, alga, zooplankton, fitoplankton dan bahan organik lainnya. Keunggulan ikan nila yang dibudidayakan dengan menggunakan sistem bioflok adalah tingkat kelangsungan hidup dapat ditingkatkan hingga 90% tanpa mengubah air, air yang digunakan untuk budidaya tidak berbau, dapat digunakan sebagai pupuk, dan waktu perawatan yang singkat yaitu hanya sekitar tiga bulan. Sistem bioflok yang diterapkan juga mampu menghasilkan ikan nila dengan ukuran yang lebih besar dan gemuk karena dapat mencerna pakan dan flok secara optimal. Ikan nila yang dipelihara dalam kolam bioflok memiliki tekstur dagingnya lebih pejal dan minim kandungan air.

Keunggulan dan manfaat bioflok :

  1. Peningkatan produktivitas pada kolam budidaya
  2. Masa panen yang lebih cepat
  3. Pertumbuhan ikan yang lebih cepat
  4. Menurunkan nilai jumlah kebutuhan pakan pada ikan
  5. Memperbaiki nilai FCR
  6. Menghemat penggunaan air karena tidak perlu melakukan proses pergantian air setiap hari
  7. Tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas
  8. Penggunaan teknologi bioflok juga dinilai mampu meningkatkan tingkat kelangsungan hidup pada ikan yang dibudidaya

Pembuatan sistem bioflok pada kolam :

Terdapat tiga unsur penting dalam proses pembuatan sistem bioflok yaitu air dengan kualitas yang baik, pemberian pakan yang sesuai dengan jebutuhan nutrisi pada ikan, dan benih ikan yang berkualitas. Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam proses persiapan pembuatan sistem bioflok yaitu (1) Mempersiapkan wadah budidaya yang telah dibersihkan, (2) Pastikan sistem aerasi telah terpasang dengan baik dan lengkap. Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan bioflok yaitu probiotik, prebiotik, garam ikan, serta molasses. Campurkan seluruh bahan dalam satu wadah, kemudian masukan bahan-bahan yang telah tercampur tersebut kedalam wadah atau kolam budidaya. Pembentukan flok akan terjadi maksimal selama 14 hari, sistem pengaerasian digunakan ketika mikroorganisme atau bahan pembuat bioflok telah dimasukan kedalam wadah budidaya. Pengecekan kualitas air seperti pH dan warna air serta kandungan oksigen terlarut di dalam air di cek setiap hari.

Ciri bioflok berhasil :

  1. Memiliki warna krem hingga kecoklatan
  2. Memiliki nilai pH berkisar 7-7,8 dengan fluktuasi pH yang tidak terlalu tinggi
  3. Mulai terjadi penaikan serta penurunan yang dinamis nilai NH4+, ion NO2‐ serta ion NO3‐ sebagai indikasi berlangsungnya proses Nitrifikasi serta Denitrifikasi

Ciri bioflok gagal :

  1. Bioflok terlalu pekat

Dapat terlihat dari warna air yangterlalu pekat, dan saat diseser banyak flok yang terbawa. Hal ini dapat diatasi dengan pengenceran secara over flow, dengan memasukan air bersih kedalam wadah budidaya

  • Flok yang terbentuk berbusa

Hal ini disebabkan adanya arti bakteri berfilamen yang menempel pada bioflok. Hal ini dapat diatasi dengan memberikan kalsium peroksida dan lakuakn pergantian air selama 5-6 hari

  • Warna hijau biru (BGA) atau merah (Dinoflagellata)
  • Bioflok ketebalannya berkurang (normal 10 hingga 20 cm sechi disk) serta warna air menjadi coklat kemerahan

Langkah yang dapat digunakan untuk mengtasi hal tersebut yaitu dengan menghentikan proses pengenceran, tambahkan CaCO3 atau kaptan kedalam wadah budidaya

  • Bioflok ketebalannya berkurang (normal 10 hingga 20 cm sechi disk) serta warna air menjadi kehijauan

Langkah yang dapat digunakan untuk mengtasi hal tersebut yaitu dengan menghentikan proses pengenceran, tambahkan pupuk ZA kedalam wadah budidaya

Sekian pengenalan tentang kolam bioflok, semoga bermanfaat untuk sahabat sangkuti dirumah!

Baca Juga: Mengenali Ikan Nila Nirwana

Nilai Kualitas Konten

About raniaudona

CEK JUGA ARTIKEL INI :

Fitoplankton Makanan Kutu Air

Halo sahabat sangkuti mimin disini mau berbagi pengetahuan baru ternyata fitoplankton makanan kutu air yuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!
Chat Kami
1
Terima kasih 😀🙏🏻

Silahkan diskusikan kepada kami tentang budidaya ikan, kolam terpal dan perlengkapan perikanan budidaya lainnya. Kami siap membantu anda 😊😊

Oh iya, Kami hari ini sedang ada promo pelatihan budidaya online hanya 100ribuan berisi 60 video tutorial. 👍