Jenis – jenis Penyakit Lele dan Cara Mengatasinya

Jenis Penyakit Lele

Informasi mengenai penyakit dan pencegahannya dalam budidaya lele sangat penting, karena hal ini menjadi salah satu penyebab keberhasilan atau malahan keterpurukan. Berikut ini  jenis penyakit lele yang mungkin bermanfaat bagi Akang seluruhnya:

 

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh pembudidaya lele merupakan penyakit lele. Banyak unsur yang memengaruhi kesehatan ikan. Mulai dari kualitas air sebagai media pemeliharaan, perubahan cuaca secara ekstrim, serta lewat pakan yang diberikan.

jenis penyakit lele

Via media air pemeliharaan, lele yang telah terserang penyakit akan sangat mudah menularkan penyakitnya pada lele yang masih sehat di kolam yang sama dan bisa menyebabkan kematian lele secara massal,

Penyakit pada ikan bisa disebabkan oleh kuman, virus, jamur dan parasit. Berikut ragam penyakit lele yang kerap menyerang dan cara penanggulangannya.

Bakteri aeromonas hydropilia

Jenis penyakit lele yang pertama adalah bakteri aeromonas. Bakteri ini menyebabkan bagian perut lele yang terserang penyakit ini terlihat kekenyangan atau sembab dan oleh para pembudidaya lele penyakit yang disebabkan oleh kuman ini disebut penyakit busung. Bagian perut yang sembab sebenarnya bukan berisi angin namun berisi cairan jernih. Selain bagian perut yang membesar, kuman ini juga menyebabkan luka-luka borok pada bagian tubuh serta terlihat pembengkakan pada pangkal sirip. Nafsu makan ikan yang terserang penyakit ini menurun drastis dan biasanya dalam sebagian hari menyebabkan kematian massal pada ikan.

 

Metode Penanggulangan Penyakit Kembung sebaiknya dikerjakan penggantian air kolam pemeliharaan tiap 2 hari sekali sampai lele yang sakit pulih kembali, tiap kali mengganti air kolam Akang taburi garam dapur sebanyak 200 gr/ m2. Penggunaan antibiotik dapat juga diaplikasikan dengan metode mencampur dengan pakan ikan. Akang dapat menerapkan Enrofloxacine atau Enroflox 25 mg. Caranya campurkan obat tersebut dengan air secukupnya dan bibiskan obat yang sudah dicampur pakan dan aduk sampai pakan mengembang. Diamkan selama 10 menit kemudian pakan dapat dikasih kepada ikan. Pemberian pakan yang dicampur dengan obat sebaiknya tak terlalu banyak karena lele cenderung tak menyukai bau obat tersebut dan akhirnya banyak pakan yang tak termakan oleh ikan.

Cendawan

Ragam yang dapat menyerang yakni saprolegnia dan achyla, dimana mereka kerap kali ditemui di perairan yang kaya akan bahan organik. Penyakit ini menyerang ikan lele yang sudah terluka atau yang sedang berada dalam situasi lemah. Gejala yang dibeberkan oleh ikan lele yang terserang oleh penyakit ini yakni bahwa pada sekitar lukanya banyak ditemui serabut berwarna putih. Beberapa perbuatan pencegahan yang dapat dilakukan yakni : kepadatan tebar dikurangi dan air kolam ditaburi dengan garam dapur sejumlah 5 gram / m2.
Beberapa perbuatan pengobatan yang dapat dilakukan yakni :
Merendam ikan lele yang sakit ke dalam air PK berdosis 1 gram / 100 liter air. Pelaksanaan perendaman dilakukan selama 30 menit. Jamur dapat dihilangkan dengan menerapkan obat Furazolin.

Bintik Putih

Jenis penyakit lele yang berikutnya adalah bintik putih. Penyebab dari munculnya penyakit ini ialah ichthyophthirius multifiliis dimana mereka akan menyerang ikan lele yang dipelihara didalam kolam yang airnya menggenang. Gejala yang dibuktikan oleh ikan lele yang terserang oleh penyakit ini ialah bahwa pada permukaan kulit dan juga insang ikan lele banyak ditemui bintik – bintik berwarna putih yang seandainya didiamkan terlalu lama, kulit dan insang ini akan rusak sebelum pada hasilnya nanti ikan lele akan mati dalam hitungan jam. Beberapa perbuatan pengobatan yang dapat dijalankan ialah :
Mengkoreksi sistem sanitasi, air kolam ditaburi dengan garam dapur sejumlah 30 gram / liter air, sebanyak 2 – 3 kali berturut – ikut, pemakaian malachyte green berdosis 0,1 gram / m2 sebanyak 2 hari sekali hingga ikan lele sembuh.

Borok

Merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh para peternak ikan lele dikarenakan dapat menyebabkan kematian massal. Penyebab dari munculnya penyakit ini adalah aeromonas dan pseudomonas dimana mereka menyerang organ dalam ikan lele, seperti hati, limpa serta daging. Gejala yang ditunjukkan oleh ikan lele yang terserang oleh penyakit ini adalah munculnya borok diseluruh permukaan kulit ikan lelel. Borok ini akan mengeluarkan bernanah jikan penyakit ini memarah. Beberapa tindakan pengobatan yang dapat dilakukan adalah :
Mengkarantinakan ikan lele yang sakit dan pemberian antibiotik pada ikan lele yang masih sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh mereka. Antibiotik ini dapat diberi dengan cara dicampurkan ke dalam pakan ikan lele dengan dosis antibiotiknya adalah sebesar 1 mg / kg pakan. Kecuali itu air kolam ditaburi dengan garam dapur sejumlah 10 kilogram yang sudah dicampur dengan tumbukan daun pepaya.

Cacingan

Variasi yang bisa menyerang ialah dactylogyrus dan gyrodactylus, dimana mereka kerap ditemui dikolam yang kepadatan tebarnya terlalu tinggi serta baru saja mengalami perubahan lingkungan hidup yang drastis dan mendadak. Mereka kerap menyerang komponen insang ikan lele (akan menyebabkan kesulitan dalam hal bernafas) serta kulitnya (menjadi berlendir). Gejala yang ditunjukkan oleh ikan lele yang terserang oleh penyakit ini ialah menurunnya nafsu makan serta ikan lele kerap berenang ke atas permukaan air.
Beberapa perbuatan pengobatan yang bisa dilaksanakan ialah :
Mengganti air dalam jumlah yang besar, air kolam ditaburi dengan garam dapur sejumlah 40 gram / m2, merendam ikan lele yang sakit ke dalam air PK berkonsentrasi 0,01 % selama 30 menit.

Trichodina

Penyakit ini disebabkan oleh protozoa, dimana mereka menyerang bagian insang dari ikan lele. Ikan yang terserang oleh penyakit ini akan berputar – putar dan timbul diatas permukaan air. Tindakan pengobatan yang dapat dilakukan merupakan merendam ikan lele yang sakit ke dalam air berformalin berpusat 15 – 20 ppm.

 

Kiat ini dilakukan kalau memang kondisi ikan telah susah disembuhkan dengan ramuan herbal. Ingat mencegah lebih bagus daripada mengobati, pergunakan obat-obatan herbal natural untuk pencegahan penyakit pada lele kesayangan.

Facebook Comments
BANNER FREE MEMBER

CEK JUGA ARTIKEL INI :

Jenis Lele Yang Populer dan Cepat Besar di Indonesia

Jenis Lele Yang Populer dan Cepat Besar di Indonesia

Pada dasarnya, ada beberapa jenis lele yang dibudidyakan sepertilele lokal, lele hias dan lele dumbo, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!