Monday , 16 September 2019

Jenis Keramba Jaring Apung 5/5 (1)

Keramba jaring apung adalah sarana pemeliharaan ikan yang mengaplikasikan jaring sebagai bagian utamanya. Dengan mengaplikasikan jaring apung, pememeliharaan ikan bisa dijalankan di laut atau bahkan media air tawar seperti danau atau waduk, yang memiliki kedalaman lebih dibandingkan sungai atau tambak. Alasan sederhana pembudidaya ikan memilih keramba jaring apung yakni sirkulasi air yang konsisten terjaga karena berasal langsung dari laut, danau, atau waduk sebagai media pemeliharaan. Proses membersihkan jaring tidak terlalu sulit, hingga urusan panen ikan yang praktis. Pada dasarnya semua bahan pembuatan KJA hampir sama. Tetapi, format dan ukurannya saja yang berbeda karena disesuaikan dengan keperluan. Ada beberapa jenis keramba jaring apung yang saat ini diterapkan para pembudidaya, yakni keramba jaring apung bundar, kotak, dan oktagonal.


Keramba Jaring Apung Bulat
Keramba ini berbentuk bulat dengan diameter 10 hingga 50 meter, tergantung kebutuhan. Keramba ini umumnya diaplikasikan pembudidaya di laut. Tetapi, ada beberapa pembudidaya yang memakainya di waduk atau danau karena mempunyai kedalaman yang cukup dan zona yang luas. Keramba berukuran 20 meter ke atas dirancang khusus untuk budidaya berskala besar. Adapula keramba jaring apung bulat dengan diameter berkisar 8 hingga 15 meter, dirancang untuk budidaya industri kecil dan menengah.

jenis keramba jaring apung

Keramba Jaring Kotak
Keramba ini banyak diaplikasikan di media air tawar, contohnya danau atau waduk. Wujudnya yang kotak berpetak-petak memungkinkan pembudidaya memelihara beraneka jenis ikan dalam satu blok keramba. Tak menutup kemungkinan penerapan keramba jaring kotak ini di laut.

jenis keramba jaring apung

Keramba Jaring Apung Oktagonal
Keramba ini memberikan volume budidaya ikan yang jauh lebih besar dibanding keramba jaring apung bulat dan kotak sehingga sesuai diaplikasikan untuk memelihara ikan-ikan perenang seperti ikan bandeng kakap putih. KJA ini didesain kuat dan lentur sehingga sanggup menghadapi ombak laut hingga ketinggian 2 hingga 3 meter. Alat apung dan bagian-bagian KJA Oktagonal biasanya terbuat dari bahan Prime Grade Polyethylene (PE) dengan anti-UV yang ramah lingkungan. Tak menggunakan styrofoam atau bahan yang mencemari lingkungan, baik di dalam maupun di luar alat apung. KJA Oktagonal juga menggunakan metode Completely Knock Down, terdiri dari alat apung dan bagian-bagian yang dapat dirangkai menjadi keramba yang utuh dan dapat dilepas kembali dengan gampang tanpa merusak keramba. Sehingga pembudidaya dimudahkan saat ingin memindahkan lokasi budidayanya.

jenis keramba jaring apung

Budidaya ikan keramba jaring apung ialah salah satu metode budidaya pembesaran ikan yang efisien dan efektif. Bentuk metode budidaya ini terbukti lebih efisien, baik secara teknis maupun ekonomi. Dengan luasan media yang sempit, pembudidaya bisa meningkatkan hasil panen ikan tanpa harus menambah biaya yang besar. Pola yang di pakai ialah mengintensifkan pola budidaya ikan. Meskipun berbiaya tinggi, profit yang didapatkan pun lebih tinggi.

Demikian ulasan singkat mengenai jenis keramba jaring apung, semoga bermanfaat.

Bagi anda yang ingin belajar budidaya lele secara cepat dan baik, segera kunjungi pelatihan budidaya lele Abah Nasrudin.

Facebook Comments
BANNER FREE MEMBER

Nilai Kualitas Konten

CEK JUGA ARTIKEL INI :

Penyakit Virus Pada Ikan Lele

Penyakit Virus Pada Ikan Lele

Channel Catfish Virus Disease (CCVD) merupakan penyakit ikan lele yang disebabkan oleh virus herpes. Penyakit …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!