Saturday , 18 January 2020
Home » Tips & Trik » Cara Ternak Lele Yang Baik dan Benar No ratings yet.

Cara Ternak Lele Yang Baik dan Benar

Budidaya atau ternak ikan lele adalah salah satu kesempatan bisnis menguntungkan yang dapat Anda manfaatkan. Di mana, lele adalah salah satu ikan tawar yang paling diminati, lebih-lebih oleh masyarakat Indonesia. Melaksanakan bisnis ikan lele malahan tidak susah, sebab ikan lele termasuk ikan yang gampang didapat dan cara perawatannya malahan lebih gampang dibanding macam ikan lainnya. Bagi Anda yang mau mengawali bisnis budidya atau ternak lele, ikutilah cara ternak lele di bawah ini supaya bisnis Anda berjalan dengan baik dan lebih gampang berkembang.


cara ternak lele
  • Persiapkan Kolam Lele

Cara ternak lele yang pertama adalah persiapan kolam lele. Seandainya pertama sebelum mengawali bisnis budidaya atau ternak lele adalah menyediakan kolam, dapat dalam bentuk tanah, terpal, ataupun semen. Pastikan kolam yang Anda buat mempunyai ukuran yang besar sehingga mengurangi risiko ikan lele mati sebab kekurangan oksigen. Sesudah cara kerja pengisian kolam, Anda juga wajib menunggu sebagian hari sebelum menebar benih lele ke dalam kolam. Karena, Anda wajib menunggu cara kerja penyusunan lumut dan fitoplankton yang dapat menetralkan air kolam supaya tidak gampang keruh.

  • Pilihlah Bibit Unggul

Cara ternak lele yang kedua adalah pilih bibit unggul. Dalam pemilihan benih malahan Anda tidak boleh adal. Anda wajib memilih benih lele unggul yang lebih susah terserang penyakit, sehat, dan lebih besar. Lalu apa saja ciri benih unggul pada lele? Bibit ikan lele yang unggul akan lebih gesit dan agresif saat pemberian makan, ukuran lele kelihatan sama, warna sedikit lebih jelas, dan sebagainya.

  • Pisahkan Lele Ukuran Besar & Kecil

Ikan lele adalah macam ikan kanibal atau suka memakan sesama macam. Jadi untung menghindari risiko kematian pada lele, Anda dapat memisahkan lele yang berukuran besar dengan lele yang berukuran kecil. Dengan demikian itu, Anda tidak perlu cemas, ikan lele memakan satu sama lain.

  • Perhatikan Proses Penebaran Bibit

Kesalahan paling fatal yang dikerjakan oleh peternak lele pemula adalah menebar benih lele seketika ke dalam kolam secara beriringan. Seandainya ini tentu dapat membikin benih lele stres, sehingga menyebabkan kematian. Jadi cobalah gunakan ember, dan masukkan sebagian ember yang berisi benih lele ke dalam kolam. Kemudian diamkan kurang lebih 30 menit supaya benih lele dapat keluar dengan sendirinya ke dalam kolam. Dalam penebaran benih, akan lebih baik apabila Anda lakukan di pagi atau malam hari, sebab waktu tersebut ikan lele cenderung lebih tenang.

  • Sortir Ikan Lele

Sesudah ikan lele berumur kurang lebih 20 hari, Anda perlu melakukan penyortiran mengaplikasikan bak untuk memisahkan lele berukuran besar dan kecil. Seandainya ini dikerjakan untuk menghindari ikan lele kecil dari kekurangan makanan sebab keok pesat dengan lele berukuran besar. Kwalitas tidak dipisahkan, ikan lele ukuran kecil akan lambat dalam pertumbuhannya,serta dapat mengurangi risiko ikan lele besar memangsa ikan lele kecil.

  • Atur Karena Air Kolam

Warna air kolam yang baik bagi ikan lele adalah hijau. Karena lele dapat bertahan hidup di air berlumpur, di mana warna hijau berarti banyak lumut di sekitar kolam. Air pada kolam ikan lele akan berubah menjadi merah saat telah dewasa dan siap panen. Perhatikan, ikan lele tidak suka hidup di air bening, Anda juga tidak boleh memasukkan sembarang air ke dalam kolam, sebab Anda tidak akan tahu, apakah air tersebut mengandung kuman atau parasit yang dapat menyebabkan penyakit pada ikan lele.

  • Perhatikan Kedalaman Kolam

Air pada kolam akan berkurang sebab cara kerja penguapan, sehingga Anda wajib rutin menambahkan air kolam ke posisi normal. Tingkat kolam lele di bulan pertama adalah 20 cm, bulan kedua 40 cm, dan bulan ketiga 80 cm. Usahakan air kolam lele Anda tida terlalu dangkal, sebab hanya akan membikin konsisi air dan membikin lele menjadi panas sehingga menyebabkan kematian pada lele. Anda juga dapat menambahkan tanaman air seperti eceng gondok atau talas ke dalam kolam. Dengan demikian itu, kolam akan menjadi teduh dan dapat mengabsorpsi racun dalam kolam.

  • Perhatikan Pakan Lele

Seandainya, ikan lele wajib dikasih makan tiga kali sehari adalah pulul 7 pagi, 5 sore, dan 10 malam. Kwalitas Anda menemukan ikan lele aktif dan mendorongkan kepalanya, Anda dapat memberikan waktu makan tambahan. Dalam cara kerja pakan budidaya lele, Anda dapat mengaplikasikan pakan macam sentrat 781-1 yang didalamnya mengandung gizi yang diperlukan lele, seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Dalam pemberian pakan, Anda juga tidak boleh melakukannya secara berlebih, sebab hanya dapat memunculkan beragam penyakit akibat pakan yang mengendap dan tidak tergoda oleh lele.

  • Pencegahan Hama & Penyakit

Hama dan penyakit adalah salah satu faktor yang memengaruhi jumlah produksi menurun sehingga mempersulit keberhasilan budidaya lele. Untuk pencegahan hama, Anda dapat mengaplikasikan penghambat supaya tidak ada binatang liar yang masuk ke dalam kolam. Untuk menghindari penyakit, Anda dapat memberikan obat-obatan yang tersedia di kios perikanan.

  • Proses Panen

Ikan lele umumnya telah dapat dipanen setelah 3 bulan sejak benih lele disebar. Pemanenan lele dapat dapat dikerjakan dengan menyortir ikan yang cocok dikonsumsi atau telah mempunyai ukuran 4-7 ekor per kg, atau cocok dengan kemauan pembeli.

  • Pasca Produksi

Sebelum Anda menebar benih baru, ada pantasnya untuk membersihkan kolam untuk mengurangi kotoran atau sisa makanan ikan lele sebelumnya. Dengan membersihkan kolam, Anda juga dapat mengetahui apakah masih ada ikan lele yang tertinggal, sebab apabila masih ada ikan di dalam kolam dan Anda telah menebar benih baru, maka benih lele baru akan habis di makan ikan lele yang siap panen tersebut.

cara ternak lele

Berikut sebagian cara ternak lele dengan terpal yang dapat dicontoh oleh pemula:

  • Siapkan Media Kolam
    • Budidaya ikan lele kolam terpal dapat dikerjakan di rumah. Terpal jadi media yang paling gampang didapat. Berikut cara untuk menyiapkan terpal sebagai kolam ikan lele:
    • Pastikan kolam terpal telah dibersihkan lebih-lebih dulu dengan sabun dan bilas hingga bersih dan keringkan
    • Bentangkan terpal hingga berbentuk menyerupai kolam. Sesudah dapat berdiri dengan tegak, terpal dapat disanggah dengan besi atau buat kolam dengan susunan batako yang dilapisi terpal
    • Isi terpal dengan air hingga setinggi 20-30 cm
    • Diamkan air di dalam terpal selama 7-10 hari untuk penyusunan lumut dan fitoplankton. Sesudah itu tambahkan air dengan ketinggian kurang lebih 80-90 cm
    • Sesudah air siap, tambahkan sebagian irisan daun pepaya dan singkong untuk mengurangi bau air kolam.
  • Pilih Bibit Unggul
    • Pemilihan benih ikan lele tidak boleh asal. Pilih benih lele unggul yang sehat dan lebih besar. Bibit lele yang unggul umumnya gerakannya lebih agresif dan gesit saat dikasih makan dan warna sedikit lebih jelas.
  • Penebaran Bibit
    • Sebelum mulai menebar benih, Anda memisahkan ikan lele ukuran besar dan kecil. Seandainya ini dikerjakan untuk menghindari ikan lele memakan sesama, sebab ikan lele bersifat kanibal.
    • Karena wajib diperhatikan dalam cara budidaya ikan lele adalah jangan menebar benih secara beriringan. Ini akan membikin ikan stres dan menyebabkan kematian.
    • Sebaiknya gunakan ember dan masukkan sebagai ember berisi benih lele ke dalam kolam. Diamkan hingga 30 menit dan biarkan ikan lele keluar dan ember menuju kolam. Waktu penebaran yang baik adalah pagi dan malam hari.
  • Pemeliharaan Ikan Lele
    • Dalam budidaya ikan lele, ada sebagian hal yang perlu diperhatikan. Sesudah ikan lele berumur kurang lebih 20 hari, Anda perlu melakukan penyortiran. Pisahkan lele yang besar dan kecil dalam kolam berbeda.
    • Karena air kolam yang baik untuk lele adalah hijau. Karena lele dapat bertahan hidup di air berlumpur. Air akan berwarna merah membuktikan ikan telah dewasa dan siap dipanen.
    •  kolam juga perlu jadi perhatian. Tinggi kolam lele di bulan pertama adalah 20 cm, bulan kedua 40 cm dan bulan ketiga 80 cm. Usahakan air kolam tidak terlalu dangkal.
    • Ikan lele wajib dikasih pakan tiga kali sehari adalah jam 7 pagi, 5 sore, dan 10 malam.  pakannya sentrat 781-1.
  • Panen Ikan Lele
    • Anda dapat memanen ikan lele apabila telah berusia kurang lebih 90 hari dari masa tebar benih. Pastikan pengambilan ikan lele dengan sarung tangan. Anda juga dapat mengaplikasikan jaring ataupun serokan besar.
    • Budidaya ikan lele cara bioflok juga dapat jadi alternatif.  bioflok ini adalah kolam berbentuk bulat dengan lapisan terpal yang dilengkapi dengan pipa pembuangan kotoran yang mempermudah pengurasan kolam. Kolam ikan lele malahan terbebas dari bau.

Smoga informasi mengenai cara ternak leleini bisa bermanfaat

Tips budidaya lele bisa cek disini

BANNER FREE MEMBER

Nilai Kualitas Konten

About sangkutifarm

CEK JUGA ARTIKEL INI :

Umpan Galatama Lele Super Terbaik

Bagaimana cara membikin umpan cermat galatama ikan lele, melainkan dengan biaya yang minimum dan mendapatkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!