Tuesday , 10 December 2019

Cara Ternak Lele di Musim Kemarau No ratings yet.

Pada artikel kali ini kami ingin membahas tentang  Cara Ternak Lele di Musim Kemarau. Suhu air sangat memberi pengaruh terhadap pertumbuhan ikan terutama di daerah tropis, sebab akan mempengaruhi nafsu makannya. Musim kemarau selain mengurangi volume air juga memberi pengaruh terhadap kestabilan suhu air kolam. Siang dapat sangat panas, sementara malam bisa sangat dingin. Musim kemarau dapat menyebabkan banyaknya ikan lele yang mengalami penyakit dan kematian mendadak. Kondisi ini disebabkan oleh suhu dingin yang mempermudah penyakit seperti virus dan jamur mudah berkembang dan menyerang ikan lele. Seperti penyakit mulut putih, belang putih, yang banyak disebabkan oleh virus dan jamur.


Cara Ternak Lele di Musim Kemarau

Ada beberapa cara Ternak Lele di Musim Kemarau, antara lain :

  • Penambahan garam dan pergantian air. Tetapi cara ini memiliki risiko banyak ikan yang mati sebab tidak dapat menyesuaikan dengan kondisi air baru. Apalagi bila ikan lele masih dalam bentuk benih.
  • Memberikan batang dan daun tanaman pisang pada dasar kolam. Batang pisang lama kelamaan akan menjadi produk kompos. Metabolisme mikroorganisme pengomposan akan menghasilkan panas. Hal ini akan menstabilkan suhu lingkungan kolam tersebut. Batang pisang pisang juga mengandung glukosa dan sellulosa yang berguna sebagai sumber daya lingkungan kolam, sehingga hal ini akan menstabilkan lingkungan air kolam.
  • Pemberian kotoran sapi di dasar kolam. Kurang lebih prinsip ini sama seperti cara kedua di atas. Perbedaanya cuma pada kecepatan prosesnya saja. Bila mengaplikasikan batang pisang pasti akan memerlukan waktu lebih lama dibanding dengan mengaplikasikan kotoran sapi. Sebab, kotoran sapi sudah dalam kondisi lembut dan sudah dicerna di dalam perut sapi.
  • Untuk mencegah suhu terlalu dingin pada malam hari pada kolam terpal bisa memberikan alas sekam padi setinggi 10-12 cm sebelum pemasangan terpal. Di buat memutari kolam untuk melapisi bagian samping sebelum dipasang terpal. Sekam padi ini berfungsi sebagai isolator (atau penghalang suhu dingin). Meskipun untuk mengurangi panas pada siang hari bisa memberikan eceng gondok di sebagian bagian kolam. Tentunya jumlah disesuaikan, jangan terlalu banyak, sebab akan mengurangi kandungan oksigen dalam perairan.
  • Memasang neon listrik yang di rancang khusus dengan dilapisi kaca agar air tidak masuk. Rangkaian ini ditempatkan di tengah kolam untuk menghangatkan kolam.
  • Memanipulasi aliran air, sebelum air masuk ke dalam kolam budidaya lele, alirkan air di tempat yang terisolasi dari udara luar yang disinari dengan lampu. Sehingga air yang masuk ke dalam kolam sudah dalam kondisi hangat.
  • Pada saat musim kemarau, tutup kolam dengan atap buatan pada malam hari. Lalu tempatkan lampu di tiap pojok kolam. Ini berguna untuk menghangatkan air kolam dari udara yang sudah terkena panas lampu.

cara ternak lele di musim kemarau

Sekian artikel mengenai Ternak Lele di Musim Kemarau

Smoga bermanfaat 🙂

Facebook Comments
BANNER FREE MEMBER

Nilai Kualitas Konten

CEK JUGA ARTIKEL INI :

Cara Ternak Lele Yang Baik dan Benar

Budidaya atau ternak ikan lele adalah salah satu kesempatan bisnis menguntungkan yang dapat Anda manfaatkan. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!