Thursday , 21 February 2019

Cara Menghilangkan Kanibalisme Lele No ratings yet.

Kali ini kami ingin membahas Cara Menghilangkan Kanibalisme Lele. Beberapa hal pemicu terjadinya kanibalisme pada ikan lele antara lain yakni:

Kanibalisme pada ikan seumur dampak perbedaan ukuran tubuh. Perbedaan ukuran dapat terjadi karena laju pertumbuhan yang tidak sama antara sesama bibit. Bibit yang bongsor cenderung dominan dalam hal pergerakan dan perolehan makanan. Perbedaan ukuran ini disebabkan oleh 2 hal, yakni faktor alamiah dan faktor kesengajaan atau kelalaian. Faktor alamiah dipengaruhi oleh sifat genetik, kesehatan dan ketahanan daya tubuh, kesempatan dan keagresifan mencari makanan. Sedangkan faktor kesengajaan atau kelalaian yakni dampak pembudidaya yang tidak menyortir atau menyeragamkan ukuran ikan yang dipelihara. Faktor dominasi ini menjadikan ikan yang memiliki tubuh lebih besar unggul dalam perebutan makanan dan cenderung menjadi rakus.

Cara Menghilangkan Kanibalisme Lele

Kanibalisme karena padat tebar terlalu tinggi. Memelihara ikan dalam jumlah besar pada media terbatas seringkali terjadi karena orientasi bisnis yang berlebihan. Motifnya ialah meraup profit sebesar-besarnya tanpa memperhitungkan kondisi media pemeliharaan, sehingga ikan dalam jumlah besar dipelihara dalam satu media yang tidak terlalu luas. Alhasil, ruang gerak ikan terbatas dan tingkat persaingan makanan dan oksigen menjadi tinggi. Kondisi yang demikian menjadi pemicu munculnya sifat kanibal pada ikan-ikan jenis tertentu (terutamanya ikan lele) untuk saling memangsa.

 

Kanibalisme akibat kekurangan makanan. Kekurangan pakan dapat terjadi karena kelalaian pembudidaya. Keterlambatan pemberian pakan dapat terjadi karena kekurangan tenaga kerja yang bertugas memberi pakan secara rutin atau keterlambatan penerimaan suplai pakan dari pabrik. Keterlambatan pemberian pakan kadang kala berlangsung cukup lama, satu atau dua hari. Ikan-ikan budidaya, terutama yang sudah terbiasa makan pada jam-jam tertentu, akan stress bila pada saat tersebut tidak tersedia pakan yang diperlukan. Akibatnya sifat kanibalisme ikan yang memiliki agresivitas tinggi akan terpicu. Apalagi bila di kolam juga tak tersedia pakan alternatif berupa pakan alami.

Kanibalisme dampak stress lingkungan. Lingkungan pemeliharaan yang kondusif memberikan ketenangan bagi ikan yang dipelihara. Tetapi terkadang kita kesulitan mendapatkan lokasi yang nyaman dan layak untuk budidaya, misalnya lokasi berdekatan dengan keramaian (dekat pemukiman, dekat pabrik atau dekat jalan raya). Lokasi yang kondisinya relatif berisik (bising) dan banyak orang yang beraktivitas dapat menyebabkan ikan stress. Pada tempat-tempat tertentu yang mempunyai fluktuasi suhu yang tinggi antara siang dan malam hari juga memicu ikan stress. Ikan lele yang stress cenderung susah dikontrol. Jika padat penebaran tinggi sementara media budidaya relatif sempit, kesempatan terjadinya kanibalisme akan terbuka, terutama kalau dibarengi dengan keadaan kekurangan makanan.

Sekian artikel mengenai Cara Menghilangkan Kanibalisme Lele

Smoga bermanfaat 🙂

Facebook Comments
BANNER FREE MEMBER

Nilai Kualitas Konten

CEK JUGA ARTIKEL INI :

ciri ciri lele jawa

Ciri ciri lele jawa

Dalam artikel ini kami ingin membahas tentang ciri lele jawa. Lele jawa atau lele kampung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!