Wednesday , 21 August 2019

Cara Memilih Pompa Air Untuk Kolam Budidaya No ratings yet.

Kebutuhan pompa air tak bisa dihindari dalam budidaya perikanan, di mana biasanya letak sumber lebih rendah dari ketinggian kolam atau tambak. Penggunaan pompa air hampir menjadi sebuah keharusan. Pasokan air untuk kolam dan tambak sering menjadi kendala bagi banyak pembudidaya ikan. Penurunan kualitas air serta keterbatasan pasokan air dan sirkulasi air, baik dalam pembuangan maupun pemasukan air, adalah sekian dari banyak kendala yang mereka hadapi. Padahal, air adalah salah satu komponen yang sangat penting dalam keberhasilan budidaya perikanan. Kualitas air yang baik akan meningkatkan kualitas hasil panen. Kendala lain yang tak jarang dihadapi para pembudidaya yakni pasokan energi listrik yang belum bisa memenuhi kebutuhan. Tidak jarang, wilayah tambak dan kolam merupakan tempat terpencil sehingga belum dialiri pasokan listrik PLN. Dalam penyediaan air tambak dan kolam, para pembudidaya pemula masih belum memahami cara memilih pompa air untuk kolam budidaya yang layak.


cara memilih pompa air untuk kolam budidaya

Pada prinsipnya, pompa air berfungsi untuk mengisap air dari permukaan yang lebih rendah menuju tempat yang lebih tinggi dengan menggunakan tenaga listrik sebagai sumber daya. Terdapat dua aspek penting dalam kinerja pompa air yakni daya hisap dan daya dorong. Daya hisap terkait dengan seberapa besar daya pompa dalam mengisap air yang berada di bawahnya. Sementara itu, istilah daya dorong ialah ketinggian maksimum yang dapat ditempuh oleh air yang dipengaruhi daya dorong dari pompa.

cara memilih pompa air untuk kolam budidaya

Oleh karena itu dalam memilih pompa, hal yang perlu diamati ialah kedalaman air yang akan diisap dan ketinggian posisi air tersebut dialirkan. Kedalaman air merujuk pada jarak antara posisi pompa dengan permukaan air yang akan diisap. Sementara itu, ketinggian air berarti jarak antara posisi pompa dengan ketinggian tempat air tersebut akan dialirkan. Kisaran biaya untuk penyediaan air kolam dan tambak umumnya tergantung dari seberapa luas area yang akan diairi. Di samping itu, banyaknya pemakaian pompa dan seberapa besar daya pompa yang diaplikasikan untuk mengairi kolam dan tambak tersebut turut mempengaruhi biaya penyediaan air.

Demikian ulasan singkat mengenai cara memilih pompa air untuk kolam, semoga bermanfaat.

Bagi anda yang ingin belajar budidaya lele secara cepat dan baik, segera kunjungi pelatihan budidaya lele Abah Nasrudin.

Facebook Comments
BANNER FREE MEMBER

Nilai Kualitas Konten

CEK JUGA ARTIKEL INI :

Penyakit Virus Pada Ikan Lele

Penyakit Virus Pada Ikan Lele

Channel Catfish Virus Disease (CCVD) merupakan penyakit ikan lele yang disebabkan oleh virus herpes. Penyakit …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!