Wednesday , 12 December 2018

Cara Membuat Aquaponik Lele

Kali ini kami ingin membahas Cara Membuat Aquaponik Lele. Dengan teknik pembudidayaan lele sangkuriang dengan teknik organik, air yang telah terpakai ataupun sedang digunakan memang tidak membutuhkan peredaran atau penggantian air yang intens. Memang sebagian diantara kita terkadang mengalami situasi sulit dengan keadaan air di kolam, dimana air kolam umumnya keruh dan beraroma tidak sedap, sehingga menyebabkan lele yang kita pelihara bermasalah.

 

Cara Membuat Aquaponik Lele

Bagi yang memiliki sumber air yang baik, ditambah memiliki lahan yang cukup, mungkin hal ini tidak jadi situasi sulit. Tapi berbeda dengan pembudidaya yang memiliki lahan yang terbatas, dan sumber air yang minim, tentu saja keadaan kolam yang keruh dan bau semestinya membutuhkan solusi lain yang lebih mudah diterapkan dan teknik Aquaponik mungkin bisa jadi solusi.

Keberhasilan suatu usaha akuakultur sangat erat kaitannya dengan keadaan lingkungan yang baik untuk kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan yang dipelihara. Sementara itu, dalam suatu metode tertutup secara berkelanjutan ikan memproduksi limbah nutrien yang secara perlahan dan pasti mencapai tingkatan yang beracun bagi ikan itu sendiri. Oleh karena itu, untuk menjaga lingkungan akuakultur agar selalu dalam situasi sempurna maka air media ikan diresirkulasi dengan lewat mekanisme filtrasi.

 

Dalam metode filtrasi konvensional sebetulnya tak mengeliminasi limbah nutrien dari metode akuakultur sebab nutrien tersebut hanya terbendung sesaat di media filter yang kemudian kembali lagi ke dalam wadah akuakultur meskipun pembuangan limbah dari media filter akan bisa memberi pengaruh lingkungan air secara luas, hal ini tentu saja bertentangan dengan kebijakan proteksi lingkungan dalam good aquaculture practices untuk biosekuriti dan water scarcity. Dengan demikian, perlu dilaksanakan upaya eliminasi limbah nutrien ini dengan mengalihkannya ke tingkat trofik lain sehingga menjadi suatu produk yang lebih berguna.

Akuaponik adalah suatu perpaduan cara budidaya antara sub cara hidroponik dengan sub cara akuakultur sehingga menjadi suatu cara produksi pangan terpadu (tanaman dan ikan). Dewasa ini, Akuaponik menjadi sebuah contoh produksi pangan berkelanjutan yang menekankan pada konsep aliran nutrien yang memadukan prinsip-prinsip ekologis sehingga teknologi ini lebih natural dan betul-betul ramah lingkungan, mampu menciptakan produk organik sebab bebas dari kontaminasi bahan kimia (semisal; disinfektan, pestisida, antibiotik, dan lain-lain). Di samping itu, akuaponik adalah cara akuakultur yang dimaksimalkan untuk lahan terbatas sehingga betul-betul penting untuk pengembangan akuakultur di daerah perkotaan.

Dalam akuaponik, efluen yang kaya nutrien dari kolam ikan dipakai sebagai pupuk untuk produksi tanaman hidroponik. Hal ini bagus bagi ikan, sebab akar tanaman menjadi media permukaan untuk tempat tumbuhnya Rhizobacteria yang akan merombak limbah nutrien dari sistem akuakultur. Nutrien ini dihasikan dari kotoran ikan, alge, dan sisa pakan yang bisa terakumulasi sampai tingkatan beracun dalam kolam ikan dan juga bisa berfungsi sebagai pupuk cair untuk pertumbuhan tanaman dalam hidroponik. Dengan demikian, hidroponik berfungsi sebagai biofilter untuk meresap amonia, nitrat, nitrit, dan fosfor, jadi air yang bersih kemudian bisa dialirkan kembali ke kolam ikan. Bakteri nitrifikasi yang hidup dalam media saringan dan berasosiasi dengan akar tanaman akan menjadi peran utama dalam siklus nutrient karena tanpa mikroorganisme ini keseluruhan sistem tidak akan berjalan.

Sekian artikel mengenaiĀ Cara Membuat Aquaponik Lele

Smoga bermanfaat šŸ™‚

Facebook Comments
BANNER FREE MEMBER

CEK JUGA ARTIKEL INI :

Budidaya Ikan Sistem Polikultur

Dalam kesempatan ini kami ingin membahas Budidaya Ikan Sistem Polikultur. Pada awal perkembangannya, metode budidaya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!