Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tanah

Hallo sahabat Sangkuti kembali lagi pada artikel Sangkuti Farm yang informatif dan inspiratif dalam hal budidaya ikan lele. Bagaimana kabar budidaya akang? Semoga cepat panen dan terhindar dari penyakit ya. Sangkuti Farm tidak akan bosan dan selalu semangat untuk membuat artikel yang berkaitan dengan si ikan berkumis ini. Pada kesempatan kali ini kami akan mengulik mengenai Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tanah. Seperti yang sudah diketahui pada umumnya, budidaya ikan lele dapat dilakuka pada wadah dan sistem yang beragam. Penentuan wadah dan sistem budidaya dilakukan dengan pertimbangan praktis ataupun manajerial tertentu yang bergantung pada efisiensi produksi menurut preferensi setiap pembudidaya. Melalui metode tradisional budidaya ikan lele dilakukan pada wadah berupa tanah. Kolam tanah bisa dijadikan salah satu pilihan pembudidaya untuk memulai siklus pemeliharaan ikan lele. Kolam tanah kerap kali digunakan karena memiliki keunggulan yaitu biaya pembuatan dan perawatan yang relatif murah dibandingkan jenis wadah modern lainnya. Budidaya lele pada kolam tanah secara teknis tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan budidaya lele pada kolam terpal maupun beton. Akan tetapi terdapat beberapa hal yang penting untuk dilakukan pada budidaya lele menggunakan kolam ini, berikut pembahasannya.

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tanah
Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tanah

  1. Persiapan Wadah

Langkah teknis yang mengawali siklus budidaya pada semua jenis kolam atau wadah yaitu persiapan wadah. Persiapan wadah pada kolam tanah dapat dikatakan sedikit lebih rumit dibandingkan kolam beton dan terpal. Pasalnya kolam tanah pada setiap sisinya tidak dilapisi material tertentu, sehingga dibutuhkan treatment khusus untuk mendukung kelancaran budidaya. Hal pertama yang dilakukan yaitu pengeringan kolam dibawah terik panas matahari. Pengeringan bertujuan mematikan mikroorganisme yang bersifat buruk pada komoditas budidaya, selain itu panas matahari dapat mengkokohkan konstruksi kolam. Kedua yaitu pengelolaan dasar kolam, maksud dari dasar pengelolaan adalah memastikan dasar kolam aman serta kayak untuk dijadikan wadah budidaya. Tumbuhan liar atau pun hal lain yang mencurigakan dapat segera diantisipasi pada tahap ini. Hal ketiga yaitu pengangkatan lumpur, lumpur atau tanah dasar kolam yang diangkat dan diaduk-aduk bertujuan untuk mengeluarkan gas beracun dalam tanah. Pengadukan tanah dilakukan secara merata dan didiamkan beberapa saat. Keempat yaitu kolam tanah dilakukan evaluasi dalam hal permukaan wadah dan saluran air. Wadah yang mendukung usaha budidaya adalah wadah yang memiliki sistem pengairan yang jelas dan terstruktur. Hal kelima dalam persiapan kolam tanah yaitu pengapuran. Pengapuran berfungsi sebagai penjaga derajat keasaman tanah dan air selama proses budidaya berlangsung. Kapur yang diberikan adalah kapur pertanian atau kapur dolomit yang ditabur secara merata pada seluruh sisi dasar kolam tanah. Dosis kapur yang diberikan yaitu 50 g per meter persegi. Keenam yaitu pemupukan, kolam tanah yang telah ditaburi kapur dan didiamkan selama satu hari, selanjutnya diberi pupuk organik untuk menumbuhkan zoo plankton yang berfungsi sebagai pakan alami benih ikan. Langkah ini bersifat opsional, sebab lele pada segmentasi pembesaran sejatinya tidak sepenuhnya membutuhkan pakan alami. Hal terakhir yaitu ketujuh, wadah dapat diisi dengan air bersih dan layak untuk budidaya ikan lele. Ukuran kolam tanah dapat disesuaikan dengan ketersediaan lahan atau kebutuhan. Mulai dari ukuran 3 x 3 x 1,2  m sampai ukuran 12 x 18 x 1,2 m kolam tanah optimal untuk mengawali usaha budidaya.

  1. Penebaran Benih

Kolam tanah lebih cocok digunakan sebagai wadah pemeliharaan induk ikan lele atau budidaya ikan lele segmentasi pembesaran. Pada segmentasi pembesaran umumnya benih lele yang digunakan adalah ukuran 7-8 cm, 8-9 cm, 9-10 cm, 10-11 cm, dst. Hal yang mendasari penentuan ukuran benih untuk siklus pembesaran yaitu meliputi rancangan prediksi waktu panen yang diinginkan, ketersediaan benih, dan permintaan ukuran serta keseragaman benih yang diinginkan. Tidak ada ukuran benih spesifik yang harus digunakan pada budidaya kolam tanah. Ukuran benih yang digunakan dapat menentukan waktu panen. Misalnya agar dapat panen dalam waktu 2,5 bulan, ukuran benih 9-10 cm atau 10-11 cm dapat menjadi pilihan yang tepat. Benih yang tumbuh cepat adalah benih yang sehat. Kesehatan benih ikan lele dapat dilihat dari warna yang tidak pucat, ukuran yang seragam, gerakan yang lincah, serta nafsu makan yang baik. Teknis penebaran benih yang benar adalah melalui tahap aklimatisasi. Aklimatisasi adalah proses penyesuaian suhu lingkungan yang lama dengan suhu atau kondisi lingkungan yang baru. Teknis aklimatisasi dilakukan dengan menaruh benih ikan lele yang masih dalam plastik pada permukaan air kolam tanah selama kurang lebih 15-30 menit.

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tanah
Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tanah

  1. Pemberian Pakan

Pemberian pakan budidaya ikan lele kolam tanah tidak memiliki metode yang khusus atau berbeda dengan budidaya pada sistem lainnya. Pakan diberikan berdasarkan biomassa ikan lele yang terdapat pada kolam tanah. Kolam tanah cocok diterapkan untuk budidaya ikan lele dengan kepadatan yang tidak terlalu tinggi. Oleh sebab itu, kuantitas pemberian pakan pada budidaya lele kolam tanah umumnya tidak sebanyak pada kolam dengan sistem intensif. Metode pemberian pakan untuk pembesaran lele dapat dilakukan dengan ad satiation atau sekenyang-kenyangnya dan restricted atau dalam batasan presentase biomassa. Feeding rate atau presentase pemberian pakan dilakukan 3-7 % dari biomassa. Pakan diberikan pada pagi dan sore hari. Porsi pemberian pakan pada sore menuju malam hari lebih banyak, karena kerap kali ikan lele memiliki nafsu makan yang tinggi pada malam hari. Pemberian pakan dilakukan secara merata pada setiap sisi atau sudut kolam.

  1. Pengelolaan Kualitas Air

Pengelolaan kualitas air pada kolam tanah cenderung lebih sulit dibandingkan kolam terpal ataupun kolam beton, terlebih yang berbentuk bulat. Sistem tradisional pada kolam tanah tidak menunjang keefektifan teknis pengelolaan kualitas air. Pengelolaan kualitas air pada budidaya ikan lele umumnya yaitu melalui pergantian air. Air sebagai media hidup ikan lele perlu diganti pada volume tertentu atau secara total dengan identifikasi ciri-ciri air yang berwarna keruh dan bau yang tidak sedap. Mekanisme pergantian air pada kolam tanah umumnya dengan cara mengalir dari inlet menuju outlet. Pada saat pergantian air perlu diperhatikan pintu pembuangan agar ikan lele tidak ikut terbawa keluar melalui outlet.

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tanah
Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tanah

  1. Pemanenan

Pemanen ikan lele yang dipelihara pada kolam tanah memakan waktu yang bergantung pada pemakaian ukuran benih di awal penebaran. Semakin besar ukuran benih yang digunakan, maka waktu yang dibutuhkan sampai panen berpotensi lebih singkat. Umumnya budidaya ikan lele membutuhkan waktu kurang lebih 90 hari sampai panen dan ukuran benih yang digunakan adala 8-9 cm. Teknis pemanenan pada kolam tanah tidak semudah pada kolam beton ataupun terpal yang memiliki kemalir serta kolam yang mudah disurutkan. Pemanenan lele pada kolam tanah dapat menggunakan jaring yang ditarik secara manual sambil air kolam turut disurutkan.

Sekian artikel pada kesempatan kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi sahabat sangkuti semuanya. Jangan lupa untuk share dan like artikel ini dan artikel informatif lainnya dari Sangkuti Farm. Terimakasih, sampai jumpa, happy farming, dan salam sukses akuakultur!

Baca juga : Budidaya Lele Full Pellet? Bisa Dong!

Nilai Kualitas Konten

About Aghis

CEK JUGA ARTIKEL INI :

Fitoplankton Makanan Kutu Air

Halo sahabat sangkuti mimin disini mau berbagi pengetahuan baru ternyata fitoplankton makanan kutu air yuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!
Chat Kami
1
Terima kasih 😀🙏🏻

Silahkan diskusikan kepada kami tentang budidaya ikan, kolam terpal dan perlengkapan perikanan budidaya lainnya. Kami siap membantu anda 😊😊

Oh iya, Kami hari ini sedang ada promo pelatihan budidaya online hanya 100ribuan berisi 60 video tutorial. 👍